Breaking News

Partai NasDem Bercerai Dengan PDIP di Pilpres 2024

Partai NasDem Bercerai Dengan PDIP di Pilpres 2024
Surya Paloh dan Megawati

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Masih ingat insiden Megawati Soekarnoputri dengan Surya Paloh? Kejadian pada pelantikan anggota DPR/MPR/DPD RI, Selasa (1/10/2019).

Bisa jadi itu menjadi awal "perceraian" Partai NasDem dengan PDIP. Ada beberapa isyarat mereka tidak lagi berkoalisi pada Pilpres 2024.

PDIP dan Partai NasDem sudah berbeda pandangan terkait kontestan Pilpres 2024. PDIP akan memaksakan cukup dua pasangan. Alasannya, agar tidak menguras energi terlalu besar.

Sementara Partai Nasdem berharap sebaliknya. Lebih banyak pasangan yang bertarung lebih bagus. NasDem berharap minimal tiga pasangan.
Tujuannya, agar tidak terjadi polarisasi seperti Pilpres 2014 dan 2019.

"Belajar dari dua kali penyelenggaraan Pilpres 2014 dan 2019 yang hanya diikuti dua pasang capres, menimbulkan efek negatif dengan terjadinya polarisasi di masyarakat," kata Ketua DPP Partai NasDem, Saan Mustofa, Rabu (9/6/2021).

Secara matematis, kata Saan, dengan ambang batas 20 persen, Pilpres 2024 sangat mungkin menghadirkan tiga pasang capres. Malah, bisa sampai empat atau lima pasangan.

Jelang Pilpres 2024, Partai NasDem akan melakukan cara baru untuk penentuan capres. Partai yang dipimpin Surya Paloh itu berencana menggelar konvensi capres.
"Selain bertanggung jawab kepada publik, publik juga bisa terlibat dari awal. Bukan hanya ketika sudah ada pasangan capres,” kata Saan.

Mantan politikus Partai Demokrat itu menambahkan, melalui konvensi, Nasdem ingin melahirkan calon yang kelak menjadi presiden berkomitmen kebangsaan yang kuat, kapabilitas sangat memadai.(*)

Sumber:Rakyatku
Sponsored:
Loading...