Breaking News

Paket Daging Meugang, Tradisi Silaturrahmi Ala PWI Aceh

Paket Daging Meugang, Tradisi Silaturrahmi Ala PWI Aceh
Situasi makan meugang bersama di PWI Aceh, berbaur antara senior dan yunior | foto r ismail

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net -  Pengurus PWI Provinsi Aceh membagi-bagikan lebih 220 paket daging untuk konsumsi meugang puasa Ramadhan 1441 Hijriah tahun ini. Sasaran daging meugang tersebut selain untuk para wartawan anggota PWI yang masih Aktif juga diberikan kepada janda/anak yatim wartawan atau para keluarga besar wartawan lainnya.

Panitia Meugang Ramadhan 1441 Hijriah Azhari mengatakan, ada dua ekor sapi disembelih yang dagingnya dibagikan kepada anggota dan keluarga besar PWI Aceh tahun ini. Sapi meugang itu bersumber dari bantuan pihak ketiga atau donatur, simpatisan dan kas PWI Aceh. 

“Dalam situasi bagaimana pun, tradisi meugang PWI tetap dipertahankan. Ini menjadi salah satu media silaturrahmi dan kebersamaan antara pengurus, anggota, anak yatim/janda wartawan, dan keluarga besar,“ kata Azhari yang dibenarkan Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman.

Seperti biasa, meugang di PWI Aceh dilaksanakan pada H-2 Ramadhan. Untuk tahun ini, prosesnya berlangsung, Rabu 22 April 2010. Sapi disembelih disatu tempat, selanjutnya dipaketkan di bagikan ditempat penyembelihan dan sisanya dibawa ke Kantor PWI di Simpang Lima, Banda Aceh. 

Sejak pukul 08:00 wib, penerima paket meugang terlihat datang ke tempat penyembelihan dan ke Kantor PWI untuk mengambil bagian masing-masing.
“Selain untuk mengambil paket meugang, pertemuan itu juga kita manfaatkan untuk saling memaafkan menjelang masuknya Ramadhan," ujar Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman. 

Ada ikatan ukhuwah yang semakin kuat di sana antara sesama pekerja pers lintas media maupun dengan senior, anak yatim dan para janda wartawan. “Tradisi ini tetap kita pertahankan,“ timpal Tarmilin Usman.

Menurut Tarmilin, tradisi meugang dengan memotong ternak seperti lembu, merupakan hal sangat sakral dan sudah menjadi budaya dilakukan Pengurus PWI Provinsi Aceh setiap menjelang Ramadhan.

Kondisi sakral itu sudah dilakukan PWI Aceh secara turun-temurun dari priode ke priode kepengurusan, seolah-olah sudah menjadi kewajiban bagi pengurus bembagi-bagikan daging untuk anggota. Bahkan dianggap malu jika PWI tidak menyediakan daging meugang kepada anggota pada hari yang sangat bermakna itu. 

Dalam menyambut Ramadhan 1441 Hijriah, Pengurus PWI Aceh memotong dua ekor sapi (lembu). Daging yang telah dikantongkan dibagi berdasarkan data kepengurusan dan anggota yang ada di Kantor PWI Simpang Limong, Banda Aceh, ungkap Tarmilin.| R. Ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...