Breaking News

Bank Aceh

Padi Tetangga Pada Bunting, Daerah ini Telah Turun

Padi Tetangga Pada Bunting, Daerah ini Telah TurunRusli Ismail
Warga sedang mencabut bibit untuk ditanam

Meureudu, BERITAMERDEKA.net – Meski secara umum Daerah Kabupaten Pidie Jaya saat ini memasuki masim Tanam Gadu (MTG), bahkan tanaman padi di areal persawahan penduduk menjelang bunting.

Namun ada dua kecamatan di daerah lumbung beras itu yang mesia-siakan kesempatan MTG tersebut. Dari amatan, Minggu (14/6), warga di dua kecamatan itu seolah bagaikan tidak peduli dan respon dengan MTG itu.

Dua kecamatan yang dimaksud itu adalah Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Ulim. Kecamatan bertetangga ini warga atau para petaninya boleh dikatakan tak acuh dengan pekerjaan tani, sehingga sangat lamban turun ke sawah atau menanam padi.

Keterlambatan penanaman padi di kedua kecamatan bertetangga itu sangat jauh bedanya atau tenggang waktunya dibandingkan dengan enam kecamatan lainnya di Pidie Jaya yang kini tanaman padinya sudah memasuki masa pembuahan (bunting).

Keterlambatan di dua kecamatan itu hingga kini warganya belum mulai menanam padi, kecuali hanya baru penyemaian benih. Padahal menyangkut penyediaan air untuk sawah dalam gampong-gampong di kecamatan ini tergolong lumayan alias tidak ada masalah.

Suplai air ke areal persawahan penduduk di dua kecamatan tersebut sedikitpun tidak ada masalah, karena airnya bersumber dari Irigasi Teknis, disuplai dari Irigasi Teknis Simpang Kiri dan Simpang Kanan Blang Awe – Seunong dan Irgasi Krueng Ulim.

Sedangkan di ke enam kecamatan lainnya di Pidie Jaya, yang sumber air atau pengairan air ke sawah punya kendala bahkan tergolong sangat rumit karena bersumber dari irigasi tradisional (irigasi pedesaan). Tapi patut kita angkat jempol kepada para petaninya dengan sigap dan lebih cepat melaksanakan musim tanam gadu itu.

Kepala Bidang (Kabid) Produsksi Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pidie Jaya, Safri Sallam MP, mengatakan dari 7.482 hektare sasaran areal tanam padi musim gadu 2020 ini, hingga saat ini realisasi sekitar 4.500 hektare.

Kecuali hanya Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Ulim yang sama sekali belum tanam, malah petani baru mulai menyemai benih, sedangkan enam kecamatan lainnya hampir dan sudah selesai masa penanamannya.

“Diperkirakan untuk ke dua kecamatan yang terlambat itu (Meurah Dua dan Ulim) baru akan selesai tanam nanti sekitar minggu kedua bulan Juli 2020 mendatang,“ kata Safri Sallam. |Rusli Ismail |

Sponsored:
Loading...