Breaking News

P2K Pilciksung Mengeluh Minimnya Anggaran Pemilihan Keuchik

P2K Pilciksung Mengeluh Minimnya Anggaran Pemilihan Keuchik

Tapaktuan-BERITAMERDEKA.net- Sembilan Gampong (desa) dari 16 gampong dalam Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, serentak menggelar pemilihan kepala gampong (Keuchik) secara langsung (Pilchiksung), Sabtu (13/03/2021).

Meskipun kegiatan Pilchiksung sukses, namun sejumlah Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) mengeluhkan alokasi anggaran untuk pemilihan pemimpin gampong dinilai minim atau relatif kecil.

“Alokasi anggaran untuk kegiatan ini sudah diatur melalui Peraturan Bupati Aceh Selatan, gampong dengan pemilih di atas 1.000 orang, anggaran dana desa yang digunakan Rp 8 juta, jika dibawah itu, maka hanya Rp 6 juta," terang Erri Zulhendri, Ketua P2K Gampong Hilir Tapaktuan disela acara pemilihan.

Jumlah ini, menurutnya, sangat sulit untuk menggerakkan roda kepanitiaan, karena kebutuhan panitia mulai persiapan hingga hari pelaksanaan sangatlah besar. Misalnya untuk kebutuhan dalam pendataan pemilih dan kebutuhan administrasi lainnya.

Untuk Gampong Hilir, mengingat minimnya anggaran, daftar pemilih terpaksa mengacu pada daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh Selatan  tahun 2018, yang diperoleh dari Komisi Independent Pemilihan Aceh Selatan, terangnya.

Sebaiknya, sambung Erri, penting untuk pendataan ulang pemilih, karena dalam dua tahun dipastikan ada perubahan pemilih, disebabkan meninggal dunia, pindah keluar, dan masuk serta pertambahan pada pemilih pemula.

Pihaknya terpaksa melakukan dua versi, pemilih yang tidak memperoleh surat panggilan diperboleh membawa KTP sepanjang penduduk Gampong Hilir dan yang ada surat undangan memilih,  langsung ke meja panitia,” sebutnya seraya mengaku keteteran memenej dana terbatas itu meskipun pihaknya sudah mengajukan penambahan, namun tidak dapat diterima dengan alasan sudah ada regulasi yang mengatur untuk itu.

Penilaian yang sama juga disampaikan salah seorang tokoh Gampong Hilir, Edwar Norris yang mengaku prihatin dengan minimnya dana untuk kegiatan Pilciksung. “Idealnya, minimal Rp 20 juta untuk kegiatan ini".

Masih banyaknya desa di Kabupaten Aceh Selatan yang akan melakukan Pilchiksung, mereka berharap panduan penggunaan anggaran desa dapat direvisi, artinya dapat diperbesar batasan jumlah dana yang dapat digunakan dalam konteks ini, pungkasnya. |herian|

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...