Breaking News

Ombudsman Aceh: Direktur Berikan Sanksi Pada Nakes RSUD Pijay

Ombudsman Aceh: Direktur Berikan Sanksi Pada Nakes RSUD Pijay
Tim Ombudsman Aceh di RSUD Pidie Jaya. (Foto Ist)

Bireuen, BERITAMERDEKA.net – Terkait investigasi Ombudsman Aceh, dari kasus pasien yang melahirkan dalam pampers. Pihak Ombudsman merekomendasikan Direktur RSUD Pijay, untuk tegas memberikan sanksi administrasi kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sudah melalaikan fungsi dan tugas pelayanan kesehatan.

Ombudsman Provinsi Aceh, melakukan investigasi dan klarifikasi terhadap manegemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, terkait kejadian pasien melahirkan tanpa penanganan medis.

Kehadiran tiga staf Ombudsman Aceh tersebut, disambut Kepala RSUD, Kadis Kesehatan, Kepala Inspektorat, dan seluruh jajaran RSUD Pijay, Rabu (28/4/2021).

Kepala Ombudsman Aceh, Dr Taqwaddin Husin mengatakan, kedatangan tim Ombudsman Aceh ke RSUD Pijay untuk melakukan investigasi dan klarifikasi terkait informasi, laporan, dan berita media terhadap pasien melahirkan tanpa penanganan medis.

Menurutnya, dari hasil penilaian Ombudsman ditemukan unsur kelalaian (mal administrasi) dalam menjalankan prosedur pelayanan kesehatan dan pihaknya juga telah meminta klarifikasi dari Managemen RSUD Pijay.

Seluruh kejadian tersebut, katanya, menjadi pelajaran penting terkait kejadian, kedepan seluruh perangkat atau tenaga medis bekerja berdasarkan SOP yang telah ada, sehingga terarah proses peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ini menjadi pelajaran penting bagi RSUD Pijay, sehingga kedepan tidak terulang lagi dan menjadi catatan penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu pasien hamil warga Gampong Keurisi Meunasah Lueng, Kecamatan Jangka Buya, melahirkan anak kedua tanpa penanganan medis diruang bersalin RSUD Pidie Jaya. |Umar A Pandrah|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...