Breaking News

Nikita Mirzani Bayar Pemukul Bayaran Rp 50 Juta  

Nikita Mirzani Bayar Pemukul Bayaran Rp 50 Juta  

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Kasus pemukulan Isa Zega alias mami Isa berbuntut panjang dan menyeret nama Nikita Mirzani.

Dalam BAP kasus penganiayaan tersebut, saksi menyebut nama Nikita Mirzani sebagai dalangnya.

"Jadi bukti transfernya itu saya minta dari rekannya NM yang mengorder ini, inisialnya T, saya meminta dari T," ungkap Budianto, saksi yang sekaligus kerabat dari pelaku ditemui di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2020).

Dijelaskan, inisial T ini mengorder pemukulan yang dieksekusi oleh kerabat Budianto ini. T dimintai tolong Nikita Mirzani untuk mencarikan orang yang bisa melakukan pekerjaan tindak pemukulan.

"T ini yang diundang NM untuk satu kerjaan dan pekerjaannya ternyata ke arah pidana. Setelah ini terjadi kalau nggak ada bukti (mau bela) kan nggak bisa," bebernya.

"Saya mau membela adik-adik saya yang sekarang jadi tersangka di sini, gimana belanya sedangkan mereka disuruh. Dia (T) screenshot kirim ke saya (buktinya).

Besoknya T ini tarik (transferan) yang penting bukti screenshot ada nama NM di situ dan ada nama si D di situ yang transfer," sambungnya.

Inisial D disebutkan sebagai asisten dari Nikita Mirzani yang melakukan transfer biaya pemukulan. Nantinya, D juga akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini.

"Iya pasti (akan dipanggil)," ujarnya.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan target penganiayaan tak hanya Isa Zega. Melainkan, juga Medina Moesa istri dari Sajad Ukra yang merupakan mantan suami Nikita.

Harga yang ditawarkan untuk memukuli Medina Moesa juga lebih mahal. Namun, hal itu belum mencapai kesepakatan, hanya rencana.
"(Target), kalau Rp 25 juta mami Isa, kalau Rp 50 juta Medina. Tapi medina itu Oktober sempat disampaikan (belum eksekusi)," tutur Budi.

Diketahui, belum lama ini 2 orang dari 4 pelaku pemukulan Isa Zega muncul dan mengakui kesalahannya serta motif dan dalang di balik penganiayaan tersebut.
Pelaku berdarah Ambon itu berharap Medina Moesa tak menuntut mereka, namun dalangnya. Serta memberi keadilan pada dua orang rekannya yang kini mendekam di penjara.(*)

Sumber:Suara.com
Sponsored:
Loading...
Loading...