Breaking News

Bank Aceh

Tinggal di Tenda

Nestapa Nek Ti, Korban Kebakaran Rumah di Pijay

Nestapa Nek Ti, Korban Kebakaran Rumah di PijayFOTO: Istimewa
Penyerahan Bantuan untuk Nek Tihalimah

BENCANA kebakaran yang menimpa Nek Tihalimah (65) di Desa Sarah Mane, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, meninggalkan penderitaan, kini Ia terpaksa tingga di bawah tenda darurat.

Diakui memang, bantuan mengalir, baik dari pemerintah setempat maupun para dermawan. Atas semua bantuan itu, Nek Tihalimah mengucapkan terima kasih  banyak, termasuk kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang langsung melihat kondisi kami pasca kebakaran dan kini tinggal di tenda.

“Alhamdulillah pemerintah masih membantu kami,“ ujar Nek Tihalimah seraya berharap bantuan lainnya dalam bentuk pembangun kembali rumah yang terbakar bisa segera dilakukan.

Masalah makanan memang menjadi perhatian Pemerintah, tetapi yang membuat korban mengeluh, masalah dana untuk membangun kembali rumah yang sudah hangus terbakar.

Kepada BERITAMERDEKA.net, Selasa 23 Juni 2020, Janda dua anak itu ini mengaku tidak dapat berbuat apa-apa. Dia hanya bisa pasrah melihat rumah miliknya rata dengan tanah. Peralatan rumah tangga, pakaian, barang-barang lainnya semuanya ludes.

“Hanya pakaian yang saya kenakan ini tersisa,“ keluhnya.

Baginya, rumah berkonstruksi kayu miliknya sangat berarti. Karena di rumah itu, dia, bersama kedua anaknya membangun keluarga, saat bahagia mensyukuri nikmat Allah, ataupun saat bersabar menerima cobaan dari sang Khaliq.

Istighfar, hanya itu yang bisa dilakukan sekarang. Rumah yang menjadi tempatnya berteduh beristirahat, dan beribadah sudah lenyap. Alangkah beratnya musibah ini, di usia senja, harus menerima cobaan yang begitu dahsyad.

Meskipun begitu, dia masih bersyukur karena masih diselamatkan Allah hingga masih berkumpul dengan anak-anak, serta masih bisa menjalankan ibadah shalat. “Saya yakin disetiap cobaan yang diberikan-Nya, selalu ada hikmah yang datang,“ tutupnya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) PiJay, Okta Handipa ST mengatakan, seusai musibah ini mereka langsung datang memasang tenda. Kebakaran yang terjadi, Kamis 18 Juni 2020 siang menyebabkan Nek Tihalimah kehilangan tempat tinggal dengan kerugian ditaksir berkisar Rp75 juta.

Untuk saat ini korban bersama dua keluarganya terpaksa menempati tenda bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pidie Jaya, Rapiati SE menyebutkan, pihaknya juga langsung turun menjenguk korban kebakaran seraya membawa bantuan masa panic berupa sembako, kelegkapan dapur serta pakaian.

Selain bantuan dalam bentuk barang kebutuhan pokok dan perlengkapan lainnya, pihak Dinsos juga menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp2 juta plus seng untuk atap dan kasur untuk meringankan beban korban rumah terbakar itu, katanya.| Rusli Ismail |

Sponsored:
Loading...