Breaking News

Bank Aceh

Nelayan tak Melaut, Stok Ikan Menipis

Nelayan tak Melaut, Stok Ikan MenipisBoat pata nelayan ditambat kawasan Peunayong Banda Aceh | foto r ismail

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Secara umum nelayan di Aceh terutama di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar termasuk Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya tidak melakukan aktivitas melaut selama tiga hari di awal Ramadhan.

Sehingga menyebabkan stok ikan basah menjadi langka dan sekaligus harganya pun jadi naik drastis.

Sebagaimana terlihat di sepanjang tepian Krueng (Sungai) kawasan Peunayong hingga PPI Lampulo Banda Aceh, puluhan boat nelayan ukuran besar dan kecil ditambatkan di sepanjang pinggir atau tepi sungai itu.

Nelayan memilih istirahat alias tidak melaut selama tiga hari, Jumat hingga Minggu besok dan pada Senin 27 April 2020 para nelayan itu baru melaut kembali. 

Pantauan beritamerdeka.net, Sabtu 25 April 2020, di kawan PPI Lambada Lhok, Kabupaten Aceh Besar, juga terlihat puluhan motor boat para nelayan ditambat di tepi sungai kawasan tersebut.

M Adam, seorang nelayan setempat menyebutkan, pihaknya istirahat melaut sebagai bentuk menghormati bulan suci Ramadhan sambil melaksanakan ibadah puasa bersama keluarga.

Perihal demikian setiap tahun kami lakukan di awal Ramadhan dan pada akhir Ramadhan hingga menyambut lebaran Idul Fitri dan lebaran Idul Adha.

Bahkan, kami juga menghormati hari-hari besar kenegaraan seperti peringatan proklamisi 17 Agustus setiap tahunnya.

Penasehat Panglima Laot Lhok Kuala Panteraja, Pidie Jaya Ir H Muhammad Bentara, mengatakan, 800 nelayan di Kuala Panteraja dan 400 nelayan di TPI Meureudu, memilih libur melaut karena memasuki bulan puasa (Ramadhan). “Nelayan akan kembali melaut mulai hari keempat puasa, yakni, Senin 27 April 2020, “ujarnya.(R.Ismail).

Sponsored:
Loading...