Breaking News

Nasi Bungkus untuk Nakes Pinere Rumah Sakit Yuliddin Away, Hutang?

Nasi Bungkus untuk Nakes Pinere Rumah Sakit Yuliddin Away, Hutang?

Tapaktuan, BERITAMERDEKA.net- Pemerhati Kebijakan Aceh Selatan (PeKa), T.Sukandi mempertanyakan hutang nasi bungkus para petugas medis RSUDYA Tapaktuan.

T.Sukandi mengatakan kepada wartawan, Rabu (17/11/2021). Nasi bungkus untuk tiga kali makan bagi 18 tenaga medis di lantai III Gedung B RSUD YA yang selalu siap siaga dalam menjalankan tugas untuk para pasien Covid-19.

"Para petugas medis ini selalu aplusan, yang masuk pagi sembilan orang dengan yang bertugas malam hari dengan jumlah yang sama. Jadi siang Sembilan bungkus nasi dan malam pun begitu,” ungkapnya.

Sementara itu, sarapan pagi disediakan 18 bungkus nasi untuk yang bertugas jaga malam, ditambah petugas yang datang pagi untuk menggantikan yang bertugas malam, tambahnya.

Tetapi anehnya, ujar Sukandi, urusan remeh temeh yang sebagian orang dinilai sangat kecil ini, nyata nya RSUD YA itu berhutang.

"Maka bila urusan nasi bungkus ini saja masih berhutang berbulan-bulan belum terbayarkan sampai hari ini, dimana disembunyikan muka kita sebagai masyarakat yang nota bene nya pemilik rumah sakit yang kita banggakan ini", cetusnya.

"Bila urusan nasi bungkus ini saja masih berselemak utang, konon lagi mengurus yang lain", ujarnya.

Sementara itu, Plt BLUD RSUD Yuliddin Away, Tapaktuan, Aceh Selatan, dr. Syahmadi, ketika dikonfirmasi wartawan BERITAMERDEKA.net, mengatakan terkait uang makan minum diruang Covid-19 atau ruangan pinere, dananya bersumber dari APBK, dan selama ini dititipkan di Dinkes Aceh Selatan.

Namun sudah seminggu ini, dana tersebut dialihkan kepada pihak RSUD YA, dan sekarang proses pencairannya sedang kami tunggu dalam waktu satu atau dua hari ini, pungkasnya.|yati|

Editor:
Sponsored:
Loading...