Breaking News

Musyawarah PKB Memanas! Intervensi DPP Sangat Kùat,  Pengurus Ancam Tinggalkan Partai 

Musyawarah PKB Memanas! Intervensi DPP Sangat Kùat,  Pengurus Ancam Tinggalkan Partai 

BERITAMERDEKA.net - Agenda Muscab Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Solo yang memanas di Hotel Grand Amira, Sabtu (6/3/2021) terus berkepanjangan.
Seperti diberitakan sebelumnya, panasnya agenda Muscab berawal dari pergantian Ketua PKB Solo dari Muhamad Rofik yang secara mengejutkan digantikan Muhammad Birawan.


Keputusan itu membuat belasan pengurus anak cabang memilih walk-out dan keluar dari ruangan Muscab. Mereka memilih berdiskusi dengan pengurus lainnya berkaitan dengan pergantian tersebut.


"Jangan ada intervensi dari DPP. Untuk itu kami menolak SK DPP PKB tentang Keputusan DPC PKB Solo Masa Bakti 2021-2026," kata Ketua Dewan Syuro PKB Pasar Kliwon, Muhammad Iskandar.


"Mereka seharusnya mendengar dan melihat apa yang terjadi di bawah. Namun DPP PKB tidak ada komunikasi tahu-tahu turun paket seperti itu," tambah dia.
Dia memaparkan, bahkan ancaman tegas pun telah dikeluarkan jika keputusan pergantian Ketua DPC PKB Solo tak dibatalkan.


Menurutnya, para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Solo akan mengambil sikap berhenti total atau Maukuf dari kepengurusan PKB dan kegiatan politik.


Tak hanya tu, aksi Maukuf tersebut juga termasuk kegiatan Pilkada Jawa Tengah (Jateng) maupun Pileg/Pilpres mendatang. Sikap tersebut tidak hanya akan dilakukan jajaran pengurus PAC PKB Solo, tapi jajaran ranting di bawahnya.
"Istilahnya tidak jadi pengurus, tidak ikut kegiatan politik di PKB," tegasnya.


Ketua DPP PKB Faisol Rizal yang menghadiri agenda itu memaklumi kekecewaan dari pengurus DPC maupun PAC PKB di Kota Solo berkait pergantian itu.

"Ini dinamika dalam politik dan ada peraturan pertai yang berubah. Makanya kita sosialisasikan keputusan dari DPP. Sudah final Muhammad Birawan (Ketua DPC PKB Solo)," kata dia.(*)

Sumber:Suara.com
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...