Breaking News

Mesir Pamerkan Temuan Peti Mati Kuno dan Mumi Berusia 2.500 Tahun

Mesir Pamerkan Temuan Peti Mati Kuno dan Mumi Berusia 2.500 Tahun
Arkeolog Mesir pamerkan 100 peti mati berusia 2500 tahun. Foto : Reuters



 
 
Arkeolog Mesir pamerkan 100 peti mati berusia 2500 tahun. Foto : Reuters


Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Otoritas Mesir mengumumkan temuan setidaknya 100 peti mati kuno, di mana beberapa peti itu isinya mumi. Ditemukan pula sekitar 40 patung berlapis emas di wilayah selatan pharaonic necropolis, Ibu Kota Kairo, Mesir.

Sakrofagus berwarna-warni dan patung-patung tersebut terkubur lebih dari 2.500 tahun lampau dipamerkan pada Sabtu, 14 November 2020 dalam sebuah pameran di area kaki piramida Djoser di kawasan Saqqara, Mesir.

Sejumlah arkeolog membuka sebuah peti dengan satu mumi yang dibungkus dengan baik dan pakaiannya masih terlihat. Mereka juga melakukan x-ray untuk mendapatkan gambar struktur mumi kuno tersebut dan terlihat betapa bagusnya proses tubuh mumi itu diawetkan.

Menteri Pariwisata dan Benda Antik Mesir, Khaled El-Anany mengatakan temuan ini berasal ada dinasti Ptolemaic yang berkuasa di Mesir sekitar 300 tahun.      

Saqqara adalah adalah bagian dari wilayah necropolis di Memphis yang dulunya sebuah ibu kota Mesir kuno. Di area itu, masuk pula piramida Giza yang terkenal itu dan piramida yang lebih kecil yang dinamai Abu Sir, Dahshur dan Abu Ruwaysh. Bekas reruntuhan Ibu Kota Memphis masuk dalam warisan budaya UNESCO pada 1970-an.

“Saqqara belum membuka semua isinya. Ini adalah sebuah harta karun. Penggalian masih berlangsung, setiap kali kami mengosongkan kuburan, kami menemukan sebuah jalan masuk yang lain,” kata El-Anany.

El-Anany mengatakan otoritas akan memindahkan semua artefak setidaknya ke tiga museum di Kairo, diantaranya Museum Grand Mesir, yang dibangun dekat piramida Giza. Temuan 100 peti mati kuno ini adalah temuan arkeologi terbaru di Mesir.

Sebelumnya pada September 2020, otoritas Mesir menemukan setidaknya 140 sarkofagus tertutup dengan sebagian besar mumi di dalamnya di area Saqqara juga. Mostafa Waziri, Sekjen Dewan Mahkamah barang-barang antik Mesir, mengatakan sejumlah arkeolog Mesir juga menemukan lubang-lubang yang penuh dengan peti mati, yang dicat dan didekorasi dengan sangat baik.(*)

Sumber:tempo.co
Sponsored:
Loading...
Loading...