Breaking News

Bank Aceh

Menyikapi Pademi Covid  dengan Teori Teoisme

Menyikapi Pademi Covid  dengan Teori Teoisme

Oleh : Syifa Fahleni

SAAT ini dunia sedang menghadapi wabah Covid-19 (Coronavirus Disease 2019). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menetapkan Covid-19 sebagai pademi. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.

Penyakit karena infeksi virus ini disebut Covid-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Makhluk super kecil, virus corona atau Covid-19, benar-benar menggemparkan dunia. Hampir seluruh lorong kehidupan (dunia) ini sibuk menghalaunya.

Di Indonesia, kasus pasien yang terkena Covid-19 terus bertambah setiap harinya. Pemerintah pun mengambil langkah untuk menghimbau masyarakat agar melakukan social distancing.

Namun, situasi yang terjadi saat ini diperburuk dengan beredarnya berita-berita yang membuat masyarakat over thinking dan panic.

Tetapi, ada salah satu aliran filsafat yang dapat membantu kita untuk menghindari panik saat kita dalam keadaan menghadapi situasi seperti yang kita rasakan saat ini, yaitu teori Taoism atau Taoisme.

Lantas, apa itu Taoisme? Bagaimana taoisme bisa membantu kita menghadapi keadaan yang kita rasakan saat ini?

Jadi, inti dari aliran filsafat Taoisme adalah aliran dimana yang mengajarkan kepada kita bahwa kehidupan yang mengikuti jalannya. Kehidupan menurut Taoisme juga bisa digambarkan seperti air mengalir.

Aliran ini dalam Bahasa gaulnya bisa juga disebut sebagai filosofi hidup yang ‘santuy’.
Alasan mengapa Taoisme perlu diterapkan saat menghadapai Covid-19.

Ajaran Teoisme sangat efektif untuk membantu kita menghadapi Covid-19. Penganut aliran Teoisme tidak akan panik, dan mengikuti anjuran pemerintah atau dari segi pihak yang berwenang lainnya.

Penganut Teoisme tidak akan ambil pusing untuk memikirkan bagaimana jika pemerintah tidak bisa mengatasi kasus Covid-19 atau hal-hal lainnya yang tidak bisa terkendali.

Taoisme mengajarkan untuk positive thinking terhadap masalah pademi yang kita rasakan saat ini, atau apapun itu masalahnya.

Penerapan ajaran Taoisme sebenarnya sangat sederhana. Untuk kehidupan sehari-hari. Taoisme mengajarkan kita untuk tidak over thinking terhadap sesuatu.

Jika ada masalah, hadapilah masalah tersebut dengan tenang dan optimis dan yakin bahwa masalah tersebut cepat terselesaikan.

Dengan begitu hidup kita jauh dari kata (stres),
Itulah beberapa penjelasan terhadap aliran filsafat Taoisme.

Tetapi kita juga harus menyikapi dan meletakkan agama dan akal sebagai fondasi yang berkesinambungan, tanpa harus berderu dengan gelombang ‘takut kepada Allah jangan pada virus’.

Musibah, datang tak diundang, bisa datang kapanpun dan dimanapun. Namun, kita sebagai seorang muslim, kita juga selalu dianjurkan untuk berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT, Sang pencipta langit dan bumi beserta segala isinya.

Teruslah optimis dan Juga yakin kepada allah, tentunya diiringi dengan selalu berikhtiar dan tetap menjaga kebersihan, agar pademi ini cepat hilang dan kembali normal seperti dulu. Aamiin..

Penulis Adalah : Mahasiswi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-raniry

Sponsored:
Loading...