Breaking News

Bank Aceh

Menjala Beras Merah di Krueng Cut

Menjala Beras Merah di Krueng Cut
Suasana Krueng Cut | foto r ismail

USIANYA sudah tidak muda lagi, Amiruddin namanya. Berperawakan sedang dengan kulit legam terbakar matahari. Dari caranya menebar jala dan langkahnya yang masih gagah, tak disangka usianya 63 tahun.

“Saya biasa tiap hari menelusuri aliran sungai (Krueng) Cut dan beberapa sungai lainnya di Banda Aceh untuk mencari ikan. Mubazir, kalau ikan-ikannya tidak diambil. Bapak mau bawa pulang ikan?,“ tanya ayah 4 anak dan kakek 8 cucu itu kepada BERITAMERDEKA.net.

Penulis yang menyempatkan diri pergi ke kawasan Desa Baet, Krueng Cut, Jumat 1 Mei 2020 pagi. Dia sedang asyik mengumpulkan ikan yang masuk jalanya di pinggir Sungai Krueng Cut, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Amiruddin juga menawarkan ikan kepada pengunjung lain untuk dibawa pulang.

Amir bercerita, dari desanya kawasan Kecamatan Syiah Kuala, dia biasa ke pantai hampir tiap hari melakukan pekerjaannya selaku penjala ikan di sungai-sungai yang di sekitar itu. Hobi menangkap ikan di pantai dan sungai itu sudah dilakoninya sejak1967 ketika tidak lagi melanjutkan sekolah.

Dijelaskannya, umumnya, ikan yang didapat di sungai dan pantai adalah ikan campuran yang biasanya masih harus diolah menjadi ikan asin. Tapi terkadang juga mendapat ikan bawal, grapu, tuka-tuka, sembilang, kakap bahkan udang dan kepiting.

“Biasanya ikan besar yang saya dapat dibeli orang yang lewat, sedangkan ikan jenis lain saya bawa pulang, kemudian dijadikan ikan asin. Nanti, ikan asinnya dibagi-bagi ke anak dan kerabat,“ sebut dia.

Penghasilannya dari mencari ikan di pantai tak menentu. Terkadang banyak, namun terkadang sedikit. Namun Dia tetap ikhlas melakukan pekerjaannya. “Ini sekadar mencari sekilo beras merah,“ katanya lagi.

Terkadang, Amir juga pergi ke Pantai Ulee Lheu, Kota Banda Aceh mencari ikan sehingga menjadi pusat perhatian pengunjung. “Kadang-kadang saya menebar jala di dekat pengunjung yang sedang mandi. Begitu dapat ikan pengunjung kaget. Karena ikan justru sering mendekat ke pengunjung karena membawa makanan,“ sebutnya tersenyum.

Dia mengungkapkan, Pantai Ulee Lheu semakin ramai dikunjungi, tidak saja warga Banda Aceh tetapi dari luar kota. Pantainya indah dan Jaraknya dari Kota Banda Aceh tidak terlalu jauh, dengan fasilitas jalan yang lumayan bagus sampai ke pantai. | r Ismail |

Sponsored:
Loading...