Breaking News

Melanggar Pembatasan Covid 19, Polisi Pukul Remaja Penjual Sayur Hingga Tewas

Melanggar Pembatasan Covid 19, Polisi Pukul Remaja Penjual Sayur Hingga Tewas
Ilustrasi

BERITAMERDEKA.net - Seorang remaja penjual sayur di India tewas mengenaskan setelah dipukuli oleh polisi dan petugas pengawas rumah karena dinilai melanggar pembatasan saat pandemi. Kejadian itu memicu protes keras dari keluarga dan kerabat korban.
Kejadian ini mengejutkan warga India di tengah gelombang pandemi Covid-19 yang membuat lumpuh fasilitas kesehatan.

Insiden memilukan itu terjadi di distrik Unnao Uttar Pradesh, di mana seorang penjual sayur berusia 18 tahun meninggal dunia setelah dianiaya pada hari Jumat (21/5).

Menurut saksi mata, penjual sayur yang diketahui bernama Faisal itu diduga diserang secara brutal oleh seorang polisi dan petugas pengawas rumah penduduk karena dianggap melanggar pembatasan setelah selesai menjajakan dagangannya.

Dikisahkan, remaja penjual sayur itu siang sebelumnya tampak tengah berdiri di dekat jalan setapak di pasar sayur setempat usai menyelesaikan dagangannya hari itu, Jumat(21/5/2021).

Polisi Vijay Chaudhary dan petugas pengawas rumah Satya Prakash, yang bertugas di kantor polisi Bangarmau Kotwali, tiba di tempat itu. Mereka berdua tampak marah kepada Faisal yang dinilai melanggar pembatasan Covid-19. Mereka kemudian mulai memukuli Faisal.

Kejadian itu kemudian memicu protes penduduk setempat. Karena diprotes, kedua petugas itu lantas membawa Faisal ke kantor polisi, di mana dia diduga kembali diserang secara brutal.
Sekitar pukul 15.45, Faisal mengeluhkan nyeri dada yang parah. Ketika kondisinya memburuk, polisi membawanya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (CHC) setempat, di mana dokter merekomendasikan agar dia dipindahkan ke fasilitas medis yang lebih lengkap untuk perawatan yang lebih baik karena kondisinya kritis.
Saat upaya sedang dilakukan untuk membawanya ke fasilitas medis lain, dia meninggal karena luka-lukanya.

Akibat kejadian itu, anggota keluarga, kerabat, dan teman-teman Faisal sesama remaja melakukan demo di jalan dengan menggotong jenazahnya. Mereka memblokir jalan dan menuntut tindakan tegas terhadap personel polisi yang bertanggung jawab atas kematian remaja tersebut dan kompensasi kepada keluarganya. Protes setelah penjual sayur meninggal
Kepala Polisi setempat Sureshrao A Kulkarni mengatakan pihaknya membeastugaskan Vijay Chaudhary dan pengawas rumah Satya Prakash karena peristiwa itu.

“Kami telah membebastugaskan mereka. Saat ini, kami sedang mengumpulkan bukti melawan keduanya, dan jika mereka terbukti bersalah, kami akan mengajukan kasus terhadap mereka, ”tegasnya.(*)

Sumber:Reuter
Sponsored:
Loading...