Breaking News

Marah Anjingnya Diusir,  Pemuda  Simeulue Ancam Tetangga Pakai Tombak Babi

Marah Anjingnya Diusir,  Pemuda  Simeulue Ancam Tetangga Pakai Tombak Babi

Simeulue, BERITAMERDEKA.net - Diduga lantaran mengancam tetangganya dengan menggunakan tombak babi, MH alias Kis (25) warga Desa Bunga, Kecamatan Salang diamankan polisi.

Informasi yang diperoleh dari Paur Humas Polres Simeulue, Bripka Efriadi menyampaikan bahwa MH melakukan tindakan mengancam tetangganya dengan menggunakan tombak babi.

Diduga penyebabnya MH tersulut emosi lantaran anjingnya diusir oleh MR (57) salah seroang PNS guru di Kecamatan Salang, Kejadian itu terjadi pada Minggu (03/01/2021) lalu.

Kapolres Simeulue melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rizal, SE, SH mengatakan bahwa dari keterangan korban merasa terancam akibat ulah dari pelaku yang menggunakan senjata tajam berupa tombak babi, Jumat, 08-01-2021.

Saat ini pelaku sudah diamankan karena dapat membahayakan nyawa seseorang atau orang lain.

Diuraikan oleh Kasat Reskrim, pada Minggu sore anak dan menantu dari korban bahwa di luar ada orang yang dikejar anjing.

Korban lalu melihat keluar dan melihat tidak ada orang namun hanya melihat ada lima ekor anjing yang menggonggong di depan rumahnya.

Dengan maksud mengusir anjing, MR mengambil potongan kayu berukuran lebih kurang 60 centimeter untuk melempar anjing.

"Pada saat pelapor melempar, kayu tersebut tidak mengenai ke lima anjing tersebut, namun hanya mengenai pagar rumah milik MR sendiri,"kata Kasat Reskrim.

Tak lama berselang, MH alias Kis pemilik kelima anjing berada di sebelah rumah korban.

Ternyata pelaku tidak menerima anjing nya dilempar oleh korban, hingga terjadi adu mulut anatara keduanya.

Pelaku pun menuding bahwa korban sudah membunuh anak anjing milik nya, korban pun membantah tudingan dari pelaku.

Pelaku pun kemudian lari ke dalam rumah nya dengan maksud mengambil satu buah tombak babi dan kemudian melempar ke arah korban.


"Namun tombak tersebut tidak mengenai pelapor, atas kejadian tersebut Korban (pelapor) merasa terancam dan langsung mendatangi Polsek wilayah setempat untuk melaporkan kejadian tersebut,” jelas Kasat.

Akibat perbuatannya, MR ditetapkan tersangka dengan tindak pidana tidak menyenangkan atau percobaan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pada 335 Ayat (1) ke-1e Jo Pasal 338 Jo Pasal 53 Ayat (1) dari KUHPidana. I al ashab I

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...