Breaking News

Bank Aceh

Mahasiswa Aceh Utara Temui Ayahwa, Ini Yang Dibahas...

Mahasiswa Aceh Utara Temui Ayahwa, Ini Yang Dibahas...

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net Mahasiswa Kabupaten Aceh Utara yang tergabung dalam Forum Interaksi Mahasiswa (FIMA) Menghadap Anggota DPRA Ismail A Jalil Atau Ayahwa di Banda Aceh pada Hari Minggu 19/7/ 2020.

Ayahwa



Pertemuan tersebut di sebuah warung kopi dan ikut dihadiri beberapa mahasiswa asal Aceh Utara, baik yang studi di Lhoksumawe maupun di Banda Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen FIMA Abdul Hamid meminta Kepada Ismail A Jalil Anggota DPRA untuk Memanggil DKP dan Pemerintah Aceh terkait impor garam dan kestabilan harga bahan pokok selama pandemi Covid-19.

Menurut data yang didapatkan pada Badan Pusat Statistik (BPS) "Provinsi Aceh mencatat nilai impor garam Di Aceh sejak Mei 2020 sebesar 245 Dolar," ujarnya

Padahal di acara (Rakor) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia(KKP-RI) 2019 dulu Provinsi Aceh ditetapkan sentra produksi garam Nasional untuk wilayah Sumatera yang terletak Kabupaten Aceh Utara dan Pidie Jaya

Bukan hanya garam, ianya juga meminta ayahwa untuk memperjuangkan kestabilan harga sembako selama pandemi " Saya resah terhadap harga sembako tidak stabil, bahkan banyak oknum yang memamfaatkan momen dan mengambil keuntungan pribadi." Ujarnya

Oleh karena itu, kami berharap Kepada Ayahwa agar memperjuangkan hal ini di parlemen. apalagi Ayahwa berada di Komisi II yang membidangi masalah perekonomian

Sementara Itu, Ismail A Jalil Atau Ayahwa Menyambut baik kehadiran mahasiswa ini dan menerima aspirasi itu.
"Kita akan minta pemerintah untuk menstabilkan semua harga bahan pokok," pungkas Ayahwa

Mahasiswa harus punya andil dalam memberikan solusi untuk pemerintaha, dan posisi diri sebagai agen pengontrol agar terjalinnya roda pemerintahan dengan baik

"Kalian harus mengawal dan memberi masukan kepada pemerintah yang konstruktif, jadikan diri sebagai Pemuda Aceh yang di banggakan, karena kepentingan dan kekhususan aceh itu tanggung jawab bersama." Tutupnya. |agus liandi|

Sponsored:
Loading...