Breaking News

Lulusan 2018, 214 CPNS Pijay Diangkat 100 Persen

Lulusan 2018, 214 CPNS Pijay Diangkat 100 Persen

Meureudu, BERITAMERDEKA.net -
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya yang lulus seleksi tahun 2018 sebanyak 214 orang, telah diangkat Bupati Pidie Jaya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) murni. Berikut formasi khusus bidan PTT Kemenkes.

Para CPNS yang telah mendapat SK PNS 100 persen tersebut telah ditempatkan di unit kerja masing-masing saat lulusan abdi negara tahun 2018 masih berstatus CPNS 80 persen.

Unit-unit kerja penempatan 214 PNS lulusan 2018 tersebut adalah, 68 orang pada pelayanan kesehatan masyarakat di bawah Dinas Kesehatan dan RSUD, 139 tenaga pendidikan di bawah Dinas Pendidikan dan 14 orang tenaga teknis yang disebar pada beberapa SKPK, serta tujuh orang bidan PTT yang ditempatkan di desa-desa.

Lulusan PNS itu, diambil sumpah dan janjinya usai Bupati Pidie Jaya mengeluarkan SK PNS 100 persen yang bernomor Peg.821/56/2020 tertanggal 3 Juni 2020. Pengambilan sumpah/janji dilakukan oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, Jailani Bramat, Selasa (16/6).

Jailani mengatakan, pengangkatan CPNS lulusan tahun 2018 menjadi PNS 100 persen merupakan momen yang sangat dinanti-nantikan oleh 214 orang yang lulus pada formasi umum dan tujuh orang formasi khusus dari Kemenkes RI.

Namun, karena kondisi pandemi Covid-19, pengambilan sumpah/janji dan pengangkatan sempat tertunda beberapa waktu lalu.

Pengangkatan baru dapat dilaksanakan setelah Kabupaten Pidie Jaya ditetapkan sebagao zona hijau Covid-19 dan masa transisi menuju new normal.
Kata dia, para PNS yang telah mendapatkan SK 100 persen untuk berkerja sungguh-sungguh.

Bagi tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, apalagi di tengah pandemi Covid-19. Begitu juga tenaga pendidikan, agar dapat menciptakan sumber daya manusia yang dapat bersaing di segala lini.

" Saudara sekalian merupakan abdi negara yang dituntut untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Baik itu pada bidang kesehatan, pendidikan maupun pada unit-unit kerja saudara ditempakan," kata Jailani.

Dia juga mengatakan, akan memantau kinerja para ASN tersebut secara kontinyu. Sehingga kedisiplinan menjadi pedoman dalam melaksana tugas dan tanggung jawab, yang pada akhirnya Pidie Jaya menjadi daerah yang lebih unggul.

" Bukan hanya Kadis saudara saja yang memantau, kami juga akan terus memantau kinerja ibu bapak yang telah menjadi ASN 100 persen untuk bekerja dengan mengedepankan kedisiplinan," ujarnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 214 ASN formasi 2018 dan tujuh tenaga PTT Kemenkes tersebut dilangsungkan dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.(*)

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...