Breaking News

LSM Pertanyakan Tim Independen DPRK Mesjid Agung Calang

LSM Pertanyakan Tim Independen DPRK Mesjid Agung Calang

Calang, BERITAMERDEKA.net - Terkait akan turunnya tim independen pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya beberapa waktu lalu terkait pembangunan Mesjid Agung Baitul Izzah Kabupaten Aceh Jaya.

Sejumlah pihak mempertanyakan terkait akan turunnya tim independen untuk memeriksa pembangunan tersebut. Salah satunya dipertanyakan LSM Kita Peduli kepada media ini, Senin 29 Juni 2020.

Abdo Rani Ketua LSM Kita Peduli mengatakan pihaknya menagih janji pihak wakil rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Jaya yang ingin menurunkan tim secara independen pada proyek pembangunan Mesjid Agung tersebut.

Menurutnya, dewan tidak hanya berjanji, tetapi buktikan jika ada yang mencurigakan terhadap pembangunan masjid.

" Jika curiga terkait pembangunan yang dibuat rekanan, dimana tim independen DPRK yang akan memeriksa bangunan masjid yang telah menghabiskan uang negara yang cukup besar," ungkap Abdo Rani.

Lanjutnya, sebagai lembaga peduli mengharapkan pada pimpinan DPRK untuk segera menurunkan tim untuk meninjau bangunan mesjid agung Baitul Izzah karena hingga saat ini belum ada informasi adanya turun tim independen bentukan DPRK Aceh Jaya.

" Jangan timbul kecurigaan dikalangan masyarakat, sebaiknya tim independen DPRK segera turun untuk melakukan pengecekan pembangunan mesjid kebanggaan rakyat Aceh Jaya," Harap Abdo.

Saat itu, pihak anggota DPRK menaruh curiga bahwa pembangunan mesjid tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh wakil rakyat. Oleh karena itulah pihak wakil rakyat akan membentuk tim independen dari Unsyiah, untuk melakukan pemeriksaan bangunan yang dicurigakan tersebut.

"Kemana tim bentukan DPRK Aceh Jaya hingga saat ini belum ada kejelasan," apakah akan dibentuk namun hingga saat ini belum ada kejelasan," ungkap Abdo.

Untuk diketahui, selain adanya tim independen yang dibentuk DPRK Aceh Jaya terlebih dulu Dinas PUPR Aceh Jaya telah membentuk tim analisa memang kekuatan beton melebihi spack hingga k380 sampai dengan k480 sementara spack yang ditentukan k250.

Sementara ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem saat dihubungi menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih dalam proses dan menunggu hasil persetujuan dari bupati mengenai biaya tim tersebut karena anggaran tersedia di APBK-P.

"Ya, kita tunggu persetujuan dari pak bupati dan hal itupun sudah kita surati bupati untuk menurunkan tim independen ke proyek pembangunan Masjid Agung Baitul Izzah, Calang," imbuh Muslem Ketua DPRK Aceh Jaya. | musliadi |

Sponsored:
Loading...
Loading...