Breaking News

Lembaga Pendidikan Diminta Pisahkan Laki-laki dengan Perempuan

Lembaga Pendidikan Diminta Pisahkan Laki-laki dengan PerempuanFOTO: Istimewa

Banda Aceh,BERITAMEDEKA.net - Lembaga pendidikan baik formal, informal dan non formal diminta untuk memisahkan antara laki-laki dengan perempuan.

Hal itu sesuai dengan Surat Nomor 119/2020 itu dikeluarkan berdasarkan rapat kerja MPU tanggal 3 September 2020 tentang pembinaan lembaga pendidikan di Kota Banda Aceh.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Banda Aceh, Dr Tgk H Damanhuri Basyir MAg, Kamis (10/9/2020) mengatakan diterbitkan tausiah ini sehubungan dengan isu tentang lembaga pendidikan yang tidak sesuai dengan tata nilai syariat Islam.

"Isu tersebut condong merusak tatanan nilai syariat Islam,” tambahnya.

Tausiah itu selain menganjurkan lembaga pendidikan memisahkan antara laki-laki dan perempuan, juga menyangkut rekrutmen tenaga pendidik.

Rekrutmen tenaga pendidik dan tenaga pendidikan diatur oleh dinas terkait mencakup kompetensi intelektual, moral dan sosial.

“Yang terakhir, lembaga pendidikan perlu adanya pengawasan dan bimbingan secara berkala terkait dengan proses dan pengembangan serta memberikan evaluasi dan solusi melalui pembentukan tim khusus," tutup Damanhuri. | C-Adi  |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...