Breaking News

Bank Aceh

Lemang Sakti Hanya Muncul di Ramadhan

Lemang Sakti Hanya Muncul di Ramadhan
Panjaja lemang di Sakti

LEMANG merupakan makanan khas saat berbuka puasa di dua kabupaten bertetangga Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya. Makanan ini sejak turun temurun tetap tersedia setiap hari. Para pedagang menjajakannya di depan-depan warung kopi sebagai makanan selingan dan teman saat minum kopi.

Namun, hal itu sangat berbeda apa yang terjadi di Pasar Lamlo, Kota Bakti, Kecamatan Sakti, Pidie. Lemang tidak setiap hari tersedia di lapak pedagang kue. Pasalnya, lemang itu hanya menjadi makanan khas di saat bulan Ramadhan saja. 

Di Pasar Lamlo itu, lemang dan bubur pedas (kanji) menjadi makanan khas yang dinikmati setahun sekali ketika berbuka puasa di Bulan Ramadhan.

Lemang prodak Sakti ini, tidak banyak ditemukan di pasar, begitu juga pedagang yang bejualan sangat terbatas (sedikit), dan hanya menempati rak atau meja darurat di emperan toko atau pinggir jalan dalam pasar itu. Selain di Kota Bakti, lemang Beureunuen juga tersedia di bulan Ramadhan.

Baik lemang Sakti maupun lemang Beureunuen yang diracek dari beras pulut atau ketan dimasak dalam bambu muda (buloh-red). “Bahkan utamanya pulut putih, santan kelapa, daun pandan, dan sedikit garam serta rempah lainnya,“ kata seorang pedagang lemang di Kota Bakti kepada BERITAMERDEKA.net, Kamis 14 Mei 2020. 

Menurut pedagang itu, sejak dulu memang sudah menjadi tradisi lemang itu hanya ada di Bulan Ramadhan. Kaum muslim yang melaksanakan ibadah uasa, Lemang ini dijadikan menu santapan berbuka puasa dengan campuran kolak atau pakai selai.

“Rasanya lebih nikmat kalau dicampur kuah durian atau srikaya, “ujarnya berpromosi.

Hal sama diungkapkan Rahmadi, padagang lemang di Pasar Beureunuen. Pembuatan lemang, dari beras pulut dicuci dan dibersihkan, baru dimasukkan ke dalam ruas bambu muda yang telah dilapisi daun pisang. Selanjutnya baru dituangkan santan dan dibakar dengan bara api yang tetap dijaga supaya ruas bambu tidak terbakar, katanya.

Dikatakan, lemang Beureunuen tidak dijual pada bulan lain, bahkan pembuatannya cenderung tidak ada dari warga, kecuali pada Ramadhan. “Nggak ada yang jual kalau di luar Ramadhan, karena pembelinya pun tidak ada. Pernah saya coba pak, selama satu hari hanya beberapa batang lemang yang laku,“ tambah Rahmadi.

Selama Ramadhan, Rahmadi mengaku mampu menjual 35 sampai 40 batang lemang dengan ukuran dan harga bervariasi. “Harga tergantung ukuran, mulai Rp.15.000 hingga Rp.30.000 per porsi,“ tukasnya.

Seorang pedagang lain di Pasar Uleegle, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Husnawati menceritakan, setiap hari di Bulan Ramadhan dia mampu menghabiskan sepuluh batang lemang, untuk satu iris, dijual seharga Rp10.000.

"Alhamdulillah banyak yang beli, cukup untuk kebutuhan rumah tangga," kata Husna saat ditemui di tempatnya berjualan.

Selain di Sakti, Beureunuen, Uleegle, pasar kaget Ramadhan juga banyak bermunculan di hampir semua pasar kecamatan di Pidie dan Pidie Jaya, seperti di Pasar Meureudu, juga terkenal dengan makanan lemang di Bulan Ramadhan. Warga desa yang berdiam di pinggir jalan mengambil kesempatan untuk berjualan selama bulan Ramadan.

Sudah menjadi tradisi turun temurun sejak lama di Pidie dan Pidie Jaya, setiap bulan Ramdhan bertumbuhan pasar kaget atau pasar musiman yang menyediakan aneka makanan dan minuman dan setiap menjelang waktu berbuka puasa. Pasar kaget yang didirikan di pinggir-pinggir jalan diserbu warga.

Di Pasar Meureudu dan Uleegle, Pidie Jaya sejumlah pedagang menggelar aneka jenis kue dan minuman di lapak mereka selama Bulan Ramadhan, disamping juga menjual aneka minuman seperti es buah, air tebu hingga kanji. Harga dipatok antara Rp5.000 sampai Rp10.000/gelas.

Pasar kaget di Ramadhan hanya buka sejak pukul 16.00 wib hingga waktu buka puasa tiba. Warga banyak singgah membeli jajanan untuk dibawa pulang ke rumah. Di samping ada juga sebagian warga sekedar singgah melihat-lihat suasana saja di Pasar Meureudui yang ramai dikunjungi sejak hari pertama puasa Ramadhan itu. |R. Ismail |.

Sponsored:
Loading...