Breaking News

Lagi, Polres Langsa Ungkap Peredaran Sabu

Lagi, Polres Langsa Ungkap Peredaran Sabu
Kapolres Langsa menunjukkan BB Narkoba jenis sabu kepada awak media. (Foto Syafrul)

Langsa, BERITAMERDEKA.net - Sabu seberat 1, 037gram dan para pelaku diduga pengedarnya diamankan Sat Resnarkoba Polres Langsa di salah satu rumah di Gampong Kapa, Kecamatan Langsa Timur, Selasa (20/04/2021) sekira pukul 16.00 Wib.

Dalam konfrensi pers, Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH. SIK. MH., didampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Imam Aziz Rachman, ST. di Mapolres Langsa, Kamis (22/04/2021), mengatakan penggeledahan rumah di Gampong Kapa, menangkap tiga pelaku masing-masing, ABD (43) warga Dusun Samudra Gampong Kapa.

Selanjutnya, MU (34) warga Dusun Kuta Desa Pahlawan, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, dan AH (37) warga Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat.

Kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu dalam jumlah yang besar. Selanjutnya anggota Sat Resnarkoba Polres Langsa di pimpin Kasat Resnarkoba melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut.

"Waktu kita lakukan penggeledahan di bagian belakang rumah ditemukan barang-bukti satu paket besar narkotika jenis sabu yang dimasukkan ke dalam tas sandang kain warna biru hijau," ujar Kasat.

Dari keterangan MU dan ADH, terungkap bahwa satu paket besar sabu tersebut didapatkan dari seorang laki-laki yang berinisial AP (DPO).

Rencananya sabu itu akan dijualkan kembali kepada seorang laki-laki yang berinisial AM (DPO) dengan harga Rp.340.000.000.

Pihaknya pun melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan AP dan AM tersebut.

Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Langsa, guna di lakukan proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan dua orang DPO masih dalam proses penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Langsa.

Selain satu paket  sabu dibungkus dalam kemasan teh merk Guanyinwang warna hijau, juga di amankan satu buah sandang kain warna biru hijau, satu unit handphone merk oppo warna hitam, satu unit handphone merk nokia warna putih, satu unit handphone merk i-cherry warna biru dan satu unit sepeda motor merk honda beat warna hitam, No Pol BL 4310 FAE.

Ketiganya akan di jerat Pasal 112 ayat (2) Subs Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun. |syafrul |

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...