Breaking News

Bank Aceh

Kuasa Hukum dr HL: Kalau tak Paham Ilmu Kedokteran Jangan Bicara Medis

Kuasa Hukum dr HL: Kalau tak Paham Ilmu Kedokteran Jangan Bicara Medis
Muslim A Gani

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Kuasa hukum dr.HL spesialis bedah pada RS SAAS Peureulak yang dituding melakukan asusila terdapat pasien, Muslim A Gani SH, selaku kuasa hukum kepada BERITAMERDEKA.net sekira pukul 23.30 Wib, Minggu 14 Juni 2020, membantah keras tudingan tersebut.

"Kalau tidak paham tentang ilmu kedokteran jangan bicara masalah medis, dokter kerja dengan SOP," ungkap Muslim.

Dikatakan, pasien pasca pemeriksaan dan pasca operasi tidak ada keluhan apapun pemeriksaan terkait dengan keluhan pasien oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan melaporkannya kepada orang tuanya dan tidak ada masalah apapun.

Surat Kuasa

Lebih lanjut lanjut dikatakan, baru satu minggu pasca operasi, kenapa timbul permasalahan. Dokter HL sudah berpraktek lebih kurang 20 tahun, tahu betul apa yang harus dilakukannya dan tidak mungkin salah.

"Kalau benar ada kejadian seperti itu pasti pasien sudah memberitahukan saat itu, baik kepada pihak Rumah Sakit maupun kepada orang tuanya, kenapa setelah satu minggu ia tiba dirumah, tiba tiba HL dilapor kepihak kepolisian, "siapa punya kerja itu," tukas Muslim di hadapan awak media saat memberikan klarifikasi di cafe "Ayani Kupi" Kota Langsa.

Muslim berpendapat, Saya tidak habis pikir bagaimana bisa memvonis seorang dokter melakukan tindak asusila dari orang yang tidak paham tentang SOP kedokteran.

"Kalau model begini semua ditanggapi bisa kiamat dokter di Aceh," demikian tutup muslim.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu 13 Juni 2020, salah seorang Dokter bedah HL di Rumah Sakit Sultan Aziz Abdul Aziz Syah Perureulak ditunding telah melakukan tindakan asusila (Pelecehan seksual) terhadap pasien HM warga Dusun Blang Meuria, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur pada tanggal 2 Juni 2020 Lalu.

Atas Peristiwa itu, Korban HM telah melaporkannya ke pihak berwajib pada tanggal 8 Juni 2020 lalu, agar diusut tuntas terhadap perkara yang menimpa korban. |syafrul|

Sponsored:
Loading...