Breaking News

KNPI Keberatan Simeulue Zona Merah

KNPI Keberatan Simeulue Zona Merah
Adi Saleh

Simeulue, BERITAMERDEKA.net- Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simeulue Adi Saleh,S.Sos, MA merasa keberatan terkait Kabupaten Simeulue ditetapkan berstatus zona merah Covid-19 tanpa diketahui dasar dan kriteria penetapannya.

Apa dasarnya Simeulue dan daerah lain di Aceh ditetapkan sebagai wilayah zona merah covid-19  dan zona hijau,” ujar Ketua KNPI Simeulue Adi Saleh, Sabtu, 06 Juni 2020.

Jika dikatakan, ada warga Simeulue yang positif terpapar Covid-19 mereka bukan terpapar di Simeulue tapi dibawa masuk ke Simeulue pasalnya mereka tiba dari luar Simeulue, diketahui bahwa saat ini mereka telah dinyatakan sembuh.

Adi Saleh juga menambahkan dengan adanya penetapan Simeulue sebagai zona merah, kini masyarakat bertanya-tanya mengapa bisa Kabupaten Simeulue ditetapkan sebagai zona merah padahal selama beberapa pekan terakhir tidak ada lagi kasus baru Covid 19 yang ditemukan di Simeulue.

Sementara untuk pasien Covid di Simeulue terhadap dua orang yang dinyatakan positif namun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh dan berbagai tahapan test, kedua warga Simeulue tersebut dinyatakan negatif.

“Sekarang kita tidak tahu mau buat apa biar Simeulue keluar dari zona merah dan dapat zona hijau, mana dasar dan kriterianya,”tanya Adi Saleh.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Aceh menetapkan 9 Kabupaten/Kota di Aceh berstatus zona merah dan 14 kabupaten/kota zona hijau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Penetapan zona tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Gubernur Aceh Nomor 440/7810 tanggal 2 Juni 2020. Surat edaran (SE) tersebut juga ditembuskan ke Ketua Gugus Tugas Covid-19 Indonesia dan Forkopimda Aceh.

Berikut rincian Kabupaten/Kota di Aceh yang masuk dalam kriteria zona hijau dan zona merah.

14 Kabupaten/Kota yang berstatus zona hijau yaitu:

Pidie Jaya,  Aceh Singkil,  Bireuen, Aceh Jaya, Nagan Raya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah,  Aceh Barat, Aceh Selatan, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Timur,  Aceh Besar.

Sedangkan 9 Kabupaten/Kota yang berstatus dengan Zona Merah yaitu:

Banda Aceh, Pidie, Simeulue, Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Utara.

Berkenaan dengan hal itu, pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh meminta Pemerintah Kabupaten/Kota dengan kriteria zona merah covid-19 agar melaksanakan:

Pertama: Penerapan tetap di rumah kecuali untuk kebutuhan pokok dan obat-obatan, mengawasi dan membubarkan keramaian dan orang berkumpul dengan memberdayakan Satpol PP/WH kabupaten/kota serta TNI/Polri.

Kedua: Penerapan protokol kesehatan secara ketat terutama tidak berkumpul, menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun.

Ketiga: Meningkatkan sistem pengawasan di perbatasan baik antar provinsi maupun kabupaten/kota terhadap arus barang dan orang.

Keempat: Ketentuan tentang testing yang masif bagi masyarakat, tracing yang agresif dan isolasi yang ketat serta treatment yang dapat menyenmbuhkan pasien Covid-19.

Kelima: Peningkatan kapasitas layanan kesehatan seperti kecukupan logistik yang memadai (APD, PCR, Rapid Tes dan lain-lain), kecukupan tempat tidur dan sarana kesehatan lainnya.

Keenam: Kesiapan pemerintah Gampong dalam menghadapi pandemi Covid-19 agar memantau setiap orang yang berpotensi untuk menyebarkan Covid-19.

Ketujuh: Menegakkan protokol kesehatan di tempat umum, mengatur jam dan tempat kerja.

Kedelapan: Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penanganan Covid-19 bersama dengan Forkopimdan kabupaten/kota.

Adi Saleh juga sangat berharap semoga tim satgas covid-19 Provinsi Aceh agar dapat meninjau ulang terhadap penetapan simeulue sebagai zona merah, dan kiranya untuk kedepannya Simeulue sudah berada di zona hijau,"tutup Adi Saleh. I al ashab I

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...