Breaking News

Kisah Kelam Pembunuh Rangga,  Pernah  Menghabisi Dua  Penghuni Lapas Riau

Kisah Kelam Pembunuh Rangga,  Pernah  Menghabisi Dua  Penghuni Lapas Riau
Ketua LSM GeuSABA, Siti Maryam

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di Gampong Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur banyak menuai kecaman dari berbagai elemen masyarakat.

Berdasarkan hasil investigasi dan Pencari Fakta LSM Gerakan Srikandi Aceh Bangkit (GeuSABA), tersangka S (36) sebelumnya telah membunuh sebanyak dua kali di Lapas Riau dan kejadian di Gampong tersebut merupakan aksinya  yang ketiga kalinya.

Siti Maryam bersama polisi

LSM Gerakan Srikandi Aceh Bangkit (GeuSABA) yang selama ini fokus terhadap anti kekerasan dan memberikan perlindungan perempuan dan anak, mengecam keras terhadap perbuatan tersangka S yang dinilai sangat keji dan biadap.

Siti Maryam selaku ketua LSM tersebut kepada media ini, Minggu (11/10/2020) mengatakan, sangat berharap pelaku segera ditangkap oleh pihak kepolisian dan dihukum seberat beratnya.

"Semoga polisi segera menangkap pelaku tersebut," kata Siti.

Menurutnya, setelah diketahui kejadian tersebut langsung menurunkan Tim Investigasi dan Pencari Fakta ke Gampong tersebut untuk mengetahui secara pasti insiden yang menimpa ibu rumah tangga beserta anaknya.

Laporan dari Tim LSM GeuSABA, bedasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat dan aparat Gampong serta pihak kepolisian menyebutkan tersangka memiliki sejarah kelam.

S (36) sebelumnya merupakan warga binaan disalah satu Lapas di Provinsi Riau. Selaku residivis, baru beberapa bulan bebas secara bersyarat.

Berdasarkan program asimilasi dan integrasi tahanan penjara dan perintah dari Mentri Hukum dan HAM. Disebabkan kondisi overload penjara dalam menghentikan penyebaran pandemi (Covid-19).

Lebih lanjut disebutkan dalam laporan Tim Investigasi dan Pencari Fakta itu menjelaskan, bahwa pelaku sebelumnya sudah dua kali melakukan pembunuhan, pertama ketika pelaku berada di Kota Pekan Baru,  kedua saat pelaku ditahan di Lapas Provinsi Riau, ketika berada di LP dengan membunuh rekan satu sel, sehingga hukumannya diperberat menjadi seumur hidup.

Kejadian pembunuhan anak di Gampong Alue Gadeng Gampong, merupakan kali ketiga dilakukan tersangka S (36).

Masih dalam laporan itu, dugaan sementara jasad Rangga (9) ditenggelamkan oleh tersangka ke sungai dan belum ditemukan oleh Tim Gabungan yang mencari keberadaan korban. Diperkirakan hingga beberapa hari ke depan akan terus dilakukan pencarian.

Sementara itu, warga setempat merasa resah karena tersangka diduga masih berkeliaran di Gampong mereka. Warga juga berharap semoga aparat keamanan dengan segera menangkap tersangka. |syafrul |

Sponsored:
Loading...