Breaking News

Kilas Balik Dikee PAM Panga Menuju Ajang Kebudayaan Nasional

Kilas Balik Dikee PAM Panga Menuju Ajang Kebudayaan Nasional

Calang, BERITAMERDEKA.net - Dikee Pam merupakan salah satu adat budaya turun menurun di kalangan Masyarakat Panga, khususnya di Desa Tuwie Empek Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya.

"Dikee sendiri berarti zikir sedangkan Pam artinya tidur digabungkan menjadi zikir sambilan tidur, pertama sekali di gagas oleh Tgk Hamzah pada Tahun 1951 Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia" kata salah seorang penerus Dikee Pam Panga Marwan yang ikut di dampingi pengurusnya Irwandi, Minggu 21 Februari 2021.

Kesenian ini salah satu peninggalan nenek moyang yang ada di daerah setempat, dulunya diciptakan untuk
menarik minat pemuda dalam memahami serta mengerti ajaran-ajaran Islam yang disyiarnya

"Pertama sekali setelah di cetuskan Dike ini ditampilkan pada acara Maulid Nabi Muhammad, kemudian timbul solusi untuk diubahkan kebahagian seni daerah masyarakat setempat dikarenakan permainan tersebut ada bagian menepuk dada saat melaksanakan aksi dan itu tidak bagus dalam Islam," pungkasnya

Ketika sudah menjadi bahagian seni, Dikee ini tambah maju dan di pentaskan disaat acara-acara besar baik menyangkut dengan adat maupun kegiatan lainnya yang bersifat kemasyarakatan.

Menyangkut dengan syair yang di bawakan, Ianya menyampaikan dulu pertama dibentuk syair Islam dan juga tentang kisah para nabi-nabi dan di fokuskan syair ke islaman, setelah di ubah ke seni Zikir ini lebih disyairkan lebih ke umum baik sejarah Aceh maupun Indonesia secara umum.

Diceritakannya bahwa Dikee PAM sekarang terus berkembang walaupun masih banyak kekurangan, sangat sering keluar untuk pementasan baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi Aceh

Adapun Masyarakat sekitar juga sangat mendukung kesenian ini diteruskan dan selalu ada yang mensupport disegala bidang bahkan dibidang finansial sekalipun.

"Sangat sering juga kami menghadiri dan mementaskan seni ini disuatu tempat acara baik adat maupun lainnya, kadang juga kami menggunakan uang pribadi operasional" papar Marwan

Sementara Kabid Kebudayaan Dinas pendidikan Aceh Jaya Amirahim yang ikut hadir di lokasi tempat lahirnya Dikee Pam menyebutkan bahwa Dikee PAM telah di usulkan dalam warisan budaya Nasional

"Di Aceh Jaya dua kita usulkan kmren, satu dike PAM di Kecamatan Panga, satu lagi semenap seuneleung Raja di Kecamatan Jaya, keduanya di anggap melengkapi administrasi persyaratan yang dibutuhkan" ujarnya

Setelah itu, Lanjutnya kita minta tolong kepada tim di Provinsi Aceh untuk hadir ke lokasi tempat Dikee ini lahir untuk direkonstruksi kembali histori berdirinya Dikee PAM dan sejarah singkat

"Kita juga ambil video, sembari melihat penulisan narasi yang benar mengenai Dike PAM ini, mudah-mudahan Aceh Jaya Lolos dalam penetapan warisan budaya di Pusat nanti" ungkap Amir

Dikatakannya, Video serta narasi yang di ambil di Dikee Pam nanti akan dikirimkan ke Provinsi untuk dilakukan seleksi sekaligus pengkajian oleh tim Panel

Setelah semuanya dilihat dan masuk katagori dalam penilaiannya, maka kesenian ini juga akan dikirim Ke Pusat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh pada bulan Agustus 2021 mendatang

"Nanti kalau di Pusat juga lulus katagori penilaian maka Dikee PAM akan ditetapkan sebagai kesenian warisan budaya Kabupaten Aceh Jaya yang lahir dari Kecamatan Panga dan tercatat di dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, akan diberi semacam penghargaan nantinya" tutup Amirahim. | AGUS |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...