Breaking News

Bank Aceh

Ketua DPRK Simeulue Minta DPRA tak Batalkan Proyek Multiyears

Ketua DPRK Simeulue Minta DPRA tak Batalkan Proyek Multiyears

Simeulue, BERITAMERDEKA.net - Rencana pembatalan proyek multiyears oleh DPR Aceh yang akan digelar oleh pimpinan dan anggota DPR Aceh pada Rabu, 22 Juli 2020 besok mendapat reaksi baik dari eksekutif maupun legislatif.

Simeulue menjadi salah satu kabupaten di antara kabupaten kota yang ada di Aceh menolak rencana DPR Aceh untuk membatalkan sejumlah proyek bersifat multiyears tersebut.

Pada Minggu 19 Juli lalu, Bupati Simeulue Erli Hasyim meminta agar DPR Aceh tidak membatalkan sejumlah proyek yang bersumber dari dana APBA, pasalnya dapat memperlambat laju pembangunan infrastuktur yang berada di Simeulue.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPRK Simeulue priode 2019-2024, Irwan Suharmi, SE, M. Si, kepada BERITAMERDEKA.net melalui sambungan telepon pada Selasa, 21 Juli 2020 dirinya mengatakan apabila DPR Aceh tetap melakukan pembatalan terdapat sejumlah proyek multiyears maka akan berdampak tidak baik bagi laju pembangunan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Aceh.

Seperti di Kabupaten Simeulue, diketahui ada tiga paket proyek multiyears pertama peningkatan ruas jalan dari Nasreuhe, Lewak, Sibigo yang menelan dana Rp.165 Milyar, kedua peningkatan jalan dari Sinabang hingga ke Sibigo yang mencapai lebih dari Rp 83 Milyar.

Paket ketiga yakni pembangunan irigasi raksasa di Desa Sigulai, Kecamatan Simeulue Barat, biaya pembangunan irigasi ini juga terbilang fantastis yakni mencapai Rp 181 Milyar. Sementara dana yang telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk membebaskan lahan warga yang terkena pembangunan irigasi mencapai Rp 38 Milyar.

"Kalau proyek multiyears ini dibatalkan oleh DPR Aceh, maka akan sangat berdampak buruk terhadap percepatan pembangunan khusunya di Simeulue,"kata Irwan Suharmi.

Seperti di dua ruas jalan wilayah Simeulue yang akan dibangun oleh Pemerintah Aceh kini juga masih dalam keadaan yang sangat memperihatinkan.

Masyarakat sangat merasakan dampak yang selama ini dilihat sebab kondisi jalan belum seluruh wilayah Simeulue memiliki akses jalan bagus.

Seperti di Kecamatan Alafan dan Simeulue Barat bahkan masih ada jalan yang belum bisa dilalui oleh kenderaan roda dua maupun roda empat padahal jalan tersebut merupakan ruas jalan yang akan dibangun oleh Pemerintah Aceh melalui dana APBA.

Mestinya tahun ini sudah dapat direalisasikan pembangunan jalan di dua ruas tersebut agar masyarakat bisa merasakan makna kemerdekaan sesungguhnya, yakni merdeka bisa melalui jalan yang layak untuk dilalui.

Selain itu, jika pembangunan irigasi di Desa Sigulai jika dibatalkan akan berdampak kepada ribuan masyakarat yang berada di sekitar Sigulai karena bisa menghambat kegiatan pertanian yang selama ini terus digalakkan oleh Pemerintah.

"Kita berharap agar pada Paripurna besok, DPR Aceh tidak membatalkan sejumlah proyek multiyears sehingga pembangunan tidak terganggu,"tutup Irwan Suharmi I al ashab I

Sponsored:
Loading...