Breaking News

Bank Aceh

Ketika Pak Udin Terjebak Dalam Kobaran Api

Ketika Pak Udin Terjebak Dalam Kobaran Api

BERITAMERDEKA.net -
Kullunnafsin Zhaikatul Maut, setiap yang bernyawa akan tetap menghadapi kematian. Kapan, dimana, dan apa penyebabnya Allah-lah yang lebih mengetahui.

Peristiwa kebakaran di Kampung Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Senin 22 Juni 2020 dini hari, merupakan sebuah rahasia Allah bagi hambanya.

Alm Pak Udin

Adalah Bantasyam (56), Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Timang Gajah, yang menjadi korban meninggal akibat amukan api yang membakar rumahnya.

Laki laki dikampungnya sering dipanggil Pak Udin itu, berjibaku ditengah kobaran api. Hanya untuk menyelamatkan barang berharga miliknya, semisal SK PNSnya.

Sebelumnya, korban sempat menyelamatkan istri dan cucunya yang berusia sekitar 7 tahun keluar rumah, saat api mulai membesar dan membakar rumah yang terbuat dari papan itu.
 
Namun Pak Udin kembali masuk ke dalam rumah dan berupaya mengambil berkas penting. 
“Korban sempat membangunkan istri dan cucunya keluar rumah saat api mulai membesar. Korban sempat juga mengantar istri dan cucunya ke pekarangan sekolah, bersebelahan dengan rumahnya yang terbakar," kata warga setempat.

Kemudian Pak Udin masuk ke dalam rumah lagi, sementara api sudah membumbung tinggi. Ketika itu Pak Udin tidak terlihat lagi, hingga api menghanguskan seluruh rumah tersebut.

“Keluarga maupun warga yang sempat berusaha memadamkan api, tidak lagi melihat korban. Barulah setelah selesai proses pemadaman, tubuh korban ditemukan sudah hangus terbakar,” ucap Amir, salah seorang teman korban.

Diperkirakan, saat masuk lagi ke rumah, setelah mengamankan keluarganya. Pak Udin, saat itu terjatuh dalam kobaran api.

Sinyalemen itu, terlihat ketika jasad mau diangkat dalam keadaan telungkup. Bagian belakang tubuh korban hangus. Sedangkan bagian depan tubuhnya masih sedikit utuh.

Menurut Amir, ada sejumlah berkas yang rencana diambil oleh Bantasyam saat masuk kerumah sebelum akhirnya meninggalkan diri, diantaranya SK PNS dan arsip data sekolah yang dianggap penting bagi korban untuk diselamatkan.
“Istri korban sementara mengungsi di rumah keluarganya,” jelas warga lainnya.

Pak Udin sosok humoris selalu menyapa siapa pun sahabatnya. Almarhum sudah cukup berpengalaman dalam dunia pendidikan. Sejumlah lokasi dia jabat sebagai kepala sekolah.

Sosok lucu dan dermawan itu, kini sudah mendahului kita semua. Kakek tiga cucu dan tiga putra laki - laki. Semoga almarhum mendapatkan tempat yg layak disisiNYA.

Dalam peristiwa itu dua unit mobil pemadam kebakaran ikut serta memadamkan api yang membakar rumah kepala sekolah tersebut.

Selain menyebabkan satu korban meninggal, kebakaran juga menyebabkan 1 unit mobil Avanza, namun sempat diselamatkan. Sejumlah sepeda motor yakni 1 unit merk vixion, 2 unit Honda Beat, serta kendaraan dinas berupa 1 unit Yamaha Vega. (*)

Sponsored:
Loading...