Breaking News

Kendati Diultimatum, Warga Bantaran Krueng Langsa Enggan Pindah ke Relokasi

Kendati Diultimatum, Warga Bantaran Krueng Langsa Enggan Pindah ke Relokasi

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Sejumlah warga yang tinggal di bantaran sungai Dusun Rumah Potong, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota mengeluhkan dengan adanya instruksi mengosongkan rumah selambatnya tanggal 20 Januari 2021 untuk pindah ke daerah relokasi.

Sementara kawasan relokasi, kawasan perumahan yang dibangun Pemko Langsa belum memiliki fasilitas pendukung lainnya. Bahkan beberapa waktu lalu mengalami banjir sebatas pinggang orang dewasa.

"Karena hujan, kawasan tersebut banjir, dipindah dari sini karena banjir, di tempat relokasi banjir juga, jadi sama saja," kata Syamsuddin (85) salah seorang warga Rumah Potong, Minggu (10/01/2021).

Samsuddin

Selanjutnya kata Syamsuddin, pihaknya dan warga lainnya akan menaati instruksi tersebut. Namun, warga minta sejumlah infrastruktur lainnya di benahi terlebih dahulu. Seperti saluran air/drainase dan hal lainnya yang diperlukan tempat relokasi tersebut.

"Kami akan pindah ke relokasi namun saluran air diperbaiki, jalan dan mushalla harus disediakan," tukas Wak Din panggilan akrabnya.

Menurut Wak Din, hari ini ada warga yang pindah sebanyak 2 Kepala Keluarga ke kawasan relokasi.

"Sapril dan Adi pindah ke kawasan relokasi hari ini," kata Wak Din Lagi.

Dari informasi yang dihimpun, Pemerintah Kota Langsa membangun 103 unit untuk merelokasi warga bantaran sungai Dusun Timbangan, Dusun Rumah Potong, Gampong Teungoh dan Dusun Gampong Jawa Baru, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa. | syafrul |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...