Breaking News

Kepala BI Aceh: Perbankan Syariah Tumpuan Pelaku Ekspor-Impor di Aceh

Kepala BI Aceh: Perbankan Syariah Tumpuan Pelaku Ekspor-Impor di Aceh

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net- Tak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 menyebabkan perekonomian terpuruk. Seluruh pelaku ekonomi terkena dampaknya, mulai dari kelompok UMKM, hingga konglomerasi, dan dari negara miskin, hingga negara maju.

Demikian dikatakan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Achris Sarwani, saat sosialisasi Dukungan Perbankan Syariah Dalam Kegiatan Ekspor Impor di Aceh, di salah satu hotel di Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Rabu (24/03/2021).

Makanya, untuk mencapai angka pertumbuhan ekonomi tahun 2021 yang sudah diproyeksikan, diperlukan dukungan semua pelaku ekonomi di berbagai sektor, baik di level nasional maupun daerah. Peluang yang ada harus dapat dioptimalkan, papar Achris Sarwani.

Kepala BI Aceh, menilai Aceh dengan berlakunya Qanun No. 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, menjadikan perbankan syariah sebagai tumpuan harapan para pelaku ekspor-impor di Aceh dalam bertransaksi dengan pihak luar negeri.

"Kami melihat,  bukan hanya sebagai tantangan, melainkan juga peluang bagi perbankan syariah untuk memperbesar eksistensinya dalam industri keuangan di Indonesia, dengan menguasai 100% pangsa perbankan Aceh", ujarnya.

Ia menambahkan, dengan semakin dekatnya implementasi penuh Qanun LKS Januri 2022, lahir lah Bank Syariah Indonesia. Dengan kekuatan asset, jaringan kantor, teknologi, SDM, dan pengalaman, diharapkan kehadiran BSI dapat menjawab berbagai kekhawatiran atau keraguan masyarakat Aceh terhadap layanan perbankan syariah pasca diberlakukannya Qanun LKS, termasuk dalam kegiatan ekspor-impor.

Tentunya, tidak bisa memaksakan agar BSI langsung ready 100% untuk melayani semua kebutuhan nasabah, karena proses merger memerlukan waktu. Terlebih lagi di Aceh, karena yang merger bukan hanya tiga bank layaknya di provinsi lain, melainkan enam bank.

Terakhir, kata Kepala BI lagi, dengan berbagai layanan yang diberikan perbankan, maka aktivitas ekspor-impor yang menghubungkan pihak di dalam negeri dengan pelaku di luar negeri, dapat berjalan dengan lancar, aman, dan efisien. | DEC |

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...