Breaking News

Kejari Aceh Utara Terima Berkas P-21 dari Penyidik Polres Lhokseumawe

Kejari Aceh Utara Terima Berkas P-21 dari Penyidik Polres Lhokseumawe

Aceh Utara, BERITAMERDEKA.net- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, kembali menerima berkas kasus tindak pidana korupsi dana desa Gampong Mee, Kecamatan Meurah Mulia, bertempat di ruang tahap II Kejari Aceh Utara, dari penyidik Polres Lhokseumawe yang telah selesai melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (TAHAP II) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Pelimpahan berkas P-21 diterima oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Aceh Utara An. WAHYUDI KUOSO, SH.,MH,. dari penyidik Satuan Reserse Kriminal unit Tipikor  Polres Lhokseumawe, yang menghadirkan satu orang tersangka berinisial SF yang merupakan warga Aceh Utara beserta sejumlah barang bukti.

Kepala Kejari Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi, S.H., M.H., kepada BeritaMerdeka.net  mengatakan, diduga tersangka melakukan korupsi pengelolaan dana desa TA. 2017-2018 pada Gampong Meunasah Mee, sebesar Rp. 524.902.934,-,  berdasarkan LHP Inspektorat Kab. Aceh Utara No: 07/LHP-PKKN/2020 tanggal 04 September 2020, ujar Pipuk.

Lanjutnya, TSK dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 UU RI No.31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Saat ini, Jaksa Penuntut umum (JPU) sedang menyiapkan administrasi pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh, sehingga dapat mempercepat penyelesaian pembuktian dan penuntutan di pengadilan, demikian Pipuk Firman.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap TSK  dan BB, selanjutnya tersangka dititipkan ke Lembaga Pemasyarakat Lhoksukon, jelasnya lagi. | Haikal |

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...