Breaking News

Kasus Janda Pindah Agama, Kamariah ingin anaknya Bersyahadat Kembali

Kasus Janda Pindah Agama, Kamariah ingin anaknya Bersyahadat Kembali
Kamariah ( ibunda Fitri ) bersama dua cucunya ( anak Fitri ) | foto ist

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Matanya sembab, air mata tak henti mengalir dipipi. Ditambah dengan tatapan kosong hingga bicaranya terbata, terpaku duduk termenung di sudut rumah.

Kamariah (62), wanita tua itu tak sanggup menahan air matanya ketika berkisah tentang putri kesayangannya yang kini menetap di Kota Medan dan telah memeluk agama Nasrani.

Sesekali tangannya mengusap wajah yang bersimbah air mata. Ia tak menduga akhir dari sebuah petualangan cinta anaknya Fitri, hingga keluar dari agama Islam.

Wakil Wali Kota berkunjung ke Rumah Kamariah

"Dada saya sesak sekali ketika memikirkan Fitri, bahkan meski tidak terdengar ucapan langsung, saya yakin banyak orang mencemooh saya," ungkap kamariah terbata, dirumahnya Gampong Alue Beurawe Kecamatan Langsa Barat, Selasa 16 Juni 2020.

Sebelumnya, kata Kamariah, keluarga telah menjemput Fitri, namun apa dikata, anaknya itu tetap bersikukuh pada pendiriannya. Hanya cucunya yang mau dibawa pulang Khairunnisa (3) dan Salshabilla (5).

Kini, Kamariah pasrah, segala upaya telah ia lakukan termasuk meminta bantuan dari pihak pemerintah Kota Langsa, namun malah, kata Kamariah lagi, Fitri sengaja memposting Video dengan mengatakan ia sudah berpindah ke agama Kristen karena keinginan sendiri tanpa paksaan dari suaminya Edy Simon sang rentenir itu.

"Entah apa kesalahan yang saya lakukan hingga saya mendapat hukuman seperti ini dari Allah SWT, kini saya pasrah dan selalu berdoa semoga diampuni dosa saya dan dosa anak saya, mudah mudahan dibuka pintu hati Fitri agar kembali pulang dan mengucap dua Kalimah Syahadat lagi," harap Kamariah.

Pasca pemberitaan media tentang kepergian Fitri dengan berpindah agama, rumah kamariah banyak dikunjungi para warga yang bersimpati dengan membawa bantuan ala kadarnya seperti sembako dan yang lainnya.

Bahkan, pada Senin 15 Juni Wakil Walikota Langsa Marzuki Hamid dan rombongan bertandang ke rumahnya sebagai bentuk perhatian dan solidaritas terhadap musibah yang dialami.

Air matanya terus menetes sesekali menyeka wajah dengan jilbabnya. Nasib kamariah menjadi kisah pilu sepanjang perjalanan hidupnya.

Kini, ia hanya menunggu ke ajaiban, semoga anak kesayangannya kembali kejalan yang diridhoi Allah SWT, sesuai dengan harapannya, keluarga dan semua warga Kota Langsa yang bersimpati atas musibah ini. |syafrul |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...