Breaking News

Kasus Cerai Aceh Tamiang Capai 494 Orang, Ini Penyebabnya

Kasus Cerai Aceh Tamiang Capai 494 Orang, Ini Penyebabnya

BERITAMERDEKA.net. Kuala Simpang-Sejak Januari hingga November 2021, Mahkamah Syariah Kuala Simpang Aceh Tamiang setidaknya mencatat ratusan pasangan suami istri yang mengajukan gugatan cerai dan talak.

"Dari awal Tahun 2021 kasus perceraian yang didaftarkan baik cerai gugat maupun talak mencapai 494 kasus," ujar Panitera Muda Mahkamah Syariah Kualasimpang Ilyas, S.Ag, M.H. Selasa (9/11/21).

Menurutnya, dari jumlah tersebut belum bisa dipastikan semua diputuskan bercerai.

"Setiap tahun hampir 300 pasangan yang diputuskan cerai, sisanya kembali rujuk," katanya.

Sedangkan, penyebab perceraian hampir 90 persen, di karena kan masalah ekonomi, orang ketiga, narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Dari perselingkuhan, narkoba, ekonomi, dan KDRT, alasan mengajukan gugatan," katanya.

Karena sebab tersebut, membuat istri mengajukan gugatan cerai ke Mahkamah Syariah. katanya.

Ilyas menambahkan, sementara untuk usia pernikahan antara 2 sampai 10 tahun persentasenya jauh lebih besar mengajukan gugatan cerai, dibanding usia pernikahan Kristal (15 tahun keatas).

"Rata-rata yang mengajukan perceraian baru menjalani rumah tangga di bawah 10 tahun, untuk usia pasangan sekitar 35 sampai 50 tahun," katanya.(R)

Sponsored:
Loading...