Breaking News

Terkait Statement Ketua Walhi Aceh

Kapolres BM Himbau Masyarakat Tidak Bakar Hutan

Bener Meriah, BERITAMERDEKA.net- Berdasarkan hasil monitoring Wahana Lingkungan Hidup (Wal­hi) Aceh, medio Desember 2016, Kabupaten Bener Meriah (BM) memiliki hutan lindung seluas 64.667,410 hektare (Ha) yang tersebar di semua kecamatan, sedangkan hutan produksi luasnya mencapai 52.346,770 hektare yang tersebar di enam kecamatan.

Hutan dengan luas puluhan ribu hektare, memungkinkan terjadi pembakaran dan pembalakan liar. Terkait statement Walhi itu, Kapolres Bener Meriah AKBP. Siswono Adi Wijaya  S.I.K, mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswono, menerangkan hukuman yang bisa menjerat pelaku pembakaran hutan adalah di Pasal 108 UU PPLH diancam pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun serta denda antara Rp 3 -10 miliar UU PPLH Nomor 32 Tahun 2009.

Lalu, ucapnya, untuk yang membuka lahan dengan cara membakar hutan, diatur dalam Pasal 69 ayat (1) huruf h UU PPLH.

Sementara itu, Una, pemerhati lingkungan mengatakan, petani tidak perlu membakar hutan untuk membersihkan lahan, cukup dengan menanam  jernang. | Nisa |

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...