Breaking News

Bank Aceh

Kapolres Ajak Wartawan Jaga Kamtibmas, Tidak Publis Berita Provokasi

Kapolres Ajak Wartawan Jaga Kamtibmas, Tidak Publis Berita Provokasi
Ketua PWI Aceh Utara dan Lhokseunawe, Sayuti Achmad saat Dipasang masker oleh Kapolres, AKBP Eko Hartanto | foto ist

Lhokseumawe, BERITAMERDEKA.net – AKBP Eko Hartanto, Kapolres Lhokseumawe menggelar pertemuan bersama wartawan. Acara pertemuan berlangsung di Aula Markas Polres Lhokseumawe, Sabtu 6 Juni 2020.

AKBP Eko Hartanto dalam sambutanya mengatakan, sebagai pejabat baru di Mapolres Lhokseumawe, ia berharap bisa bekerjasama baik dengan awak media, demi kepentingan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Media massa mempunyai peranan penting pada semua lini kehidupan, salah satu di bidang keamanan,” ungkapnya. “Pemberitaan, sekecil apapun mudah diviralkan dan membentuk opini sangat berpengaruh bagi masyarakat.”

Kapolres Lhokseumawe sangat berharap awak media dapat mendukung dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Lhokseumawe. Dengan selalu mempublikasi berita teduh, atau tidak memprovokasi. Sehingga tidak terjadi konflik ditengah masyarakat.

“Selama saya bertugas beberapa pekan di kota ini, berita di publikasi rekan-rekan media cukup positif,” papar Eko. “Dari berita positif itu, akan melahirkan kamtibmas kondusif.”

Apabila situasi kamtibmas kondusif, sambungnya, pergerakan roda pembangunan direncanakan pemerintah akan terus berjalan. Otomatis, kesejahteraan semakin meningkat di Lhokseumawe.

“Pada intinya saya berharap kerjasama baik dari rekan-rekan media, dalam menjaga situasi kamtibmas di Lhokseumawe,” kata Eko. “Dalam penulisan harus terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.”

Ketua PWI Lhokseumawe Sayuti Achmad mengatakan, harus ada kepentingan bersama antara polisi dan wartawan. Misal, tentang bagaimana kasus anak, seharusnya diberitakan media.

“Saya menyarankan, pertemuan kedepan, ada diskusi terbatas tentang tema tertentu,” kata Sayuti. “Selama ini berita kami suguhkan cukup baik, dengan ada pertemuan ini, akan semakin baik.”

Menurutnya, tugas wartawan menyampaikan informasi mendidik. Berita disuguhkan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Perimbangan berita tetap di utamakan. Namun terkadang, awak media sulit mendapat informasi, saat akan konfirmasi.

“Kalau ada rekan media ingin konfirmasi suatu pemberitaan,” terang Sayuti. “Saya mohon pada Pak Kapolres beserta jajarannya segera merespon, agar berita terpublikasi berimbang. | andri syahputra |

Sponsored:
Loading...