Breaking News

Kalapas II B Lhoksukon, Putuskan Tahanan Rumah Bagi Isma

Kalapas II B Lhoksukon, Putuskan Tahanan Rumah Bagi Isma

Aceh Utara, BERITAMERDEKA.net - Akhirnya, setelah 1 bulan 15 hari Isma Khaira (33) dan bayinya mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lhoksukon, Aceh Utara, bisa hirup udara bebas, Ahad (14/03/2021). Isma tersandung UU ITE dan hari ini mendapat asimilasi covid-19.

Pemberian tahanan rumah terhadap Isma, dilatarbelakangi setelah adanya upaya dukungan dari beberapa pihak, juga sesuai dengan Permen 32 tahun 2020, selain asimilasi covid-19, kata Kalapas II B Lhoksukon, Yusnaidi SH. M.Si.

"Atas dasar hukum yang ada, pihaknya  tetap melaksanakan upaya ini, dan tahun 2021 sudah 36 orang yang diberikan asimilasi yaitu tanggal 11 tahap pertama, 25 Januari--29 orang,  lalu, tahap ke empat 14 Maret--1 orang yaitu Isma Khaira," ungkapnya.

Selama tahanan rumah yang tersisa 1 bulan setengah lagi, sesuai di vonis hukuman tiga bulan kurungan penjara, maka saat tahanan rumah, Isma akan dipantau khusus oleh Bapas, ujarnya lagi.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf dan kuasa hukum Isma, menjemput Isma dari Lapas  menyerahkan nya ke pihak keluarga untuk di bawa pulang.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Isma ditahan bersama bayinya berusia enam bulan setelah divonis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, bersalah melanggar UU ITE. Isma divonis hukuman tiga bulan penjara. Tak ada yang merawat bayinya, sang anak pun di boyong ke bui.

Kasus itu berawal April 2020, saat Isma mengunggah video cek cok antara Kades dan ibunya di akun media sosialnya. Tidak terima dengan postingan tersebut, Kades pun melaporkan Isma ke polisi dengan pasal pencemaran nama baik dengan UU ITE. | Haikal |

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...