Breaking News

Terkait Tudingan GeMAS Soal Kwitansi Bodong

Kalak BPBD Aceh Selatan: Sudah Dikembalikan ke Kas Daerah

Kalak BPBD Aceh Selatan: Sudah Dikembalikan ke Kas Daerah

Tapaktuan, BERITAMERDEKA.net- Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP., mengatakan kelebihan bayar petugas dan operasional lainnya, sudah dikembalikan ke Kas Daerah, sesuai rekomendasi BPK RI perwakilan Aceh.

Hal ini disampaikan Kalak BPBD Aceh Selatan, ketika dikonfirmasi ulang terkait dana covid-19 di Aceh Selatan, yang dituding Koordinator Gerakan Muda Aceh Selatan (GeMAS), Revi Najriel, SE., oleh wartawan BeritaMerdeka.net, di Tapaktuan, Selasa (8/6/2021).

Ia menyebut terkait berita bagian dari penanganan Covid-19 di Kabupaten Aceh Selatan, sudah sesuai instruksi pusat.

"Dengan tujuan untuk  mencegah penyebaran Covid-19 di Aceh Selatan, dengan memperketat pos pantau diantara dua perbatasan dan juga karantina," ujarnya.

Kegiatan tersebut, berlangsung dari Bulan Maret sampai dengan Bulan Juni 2020, selama 24 jam, dalam enam bulan, sambungnya.

"Yang utamanya  keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, bagaimana rakyat itu terselamatkan dari bahaya Covid-19," sebutnya.

Soal anggaran, semua itu dilakukan untuk petugas dan operasional, dalam pelaksanaannya bukan satu tempat, tetapi ada beberapa tempat, lanjutnya.

"Dalam pemeriksaan awal BPK turun, hal itu kita akui, memang belum melengkapi administrasi sebagaimana administrasi yang dibutuhkan," ucapnya. 

Ia menambahkan, berhubung saat itu, sedang fokus penanganan Covid-19, dan trecking di gampong - gampong. Jadi saat Tim BPK turun kedua kalinya, semua itu sudah dilengkapi.

Tetapi di akhir Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Aceh, ada kelebihan pembayaran uang lelah petugas di lapangan.

"Mereka sudah bekerja dilapangan dengan penuh resiko, wajar kita bayarkan, dan itu direkomendasikan untuk dikembalikan beserta dengan hal-hal lain," pungkasnya.|yati|

Editor:
Sponsored:
Loading...