Breaking News

Kala Monstera alias Janbol tak Lagi Jadi Incaran

Kala Monstera alias Janbol tak Lagi Jadi Incaran

Langsa, BERITAMERDEKA.net - Siapa yang tak ingat, tanaman hias jenis monstera yang sempat menjadi primadona diawal masa pandemi Covid 19 yang selalu menjadi incaran. Tanaman hias sejenisnya viral juga yaitu, keladi atau caladium.

Bak jamur di musim hujan. Penjual bunga jenis monstera ini pun bertaburan. Semua penyuka tanaman hias ini, berusaha mendapatkannya, baik laki - laki maupun perempuan, dari anak - anak hingga tua renta sekalipun hampir semua tahu nama bunga yang diidentikkan dengan janda ini.

Tepatnya Juni 2020, setelah beberapa bulan pandemi Covid 19 mulai merebak di negeri asalnya Wuhan China, Desember 2019. Awal Maret negeri ini pun memberlakukan lock down, buntutnya 'booming' mengisi halaman dengan tanaman hias. Salah satunya yang viral adalah tanaman hias monstera berdaun bolong atau nama latinnya Monstera Andosonii.

Entah siapa yang menjuluki tanaman unik dengan daun berlubang-lubang alami ini dengan janda bolong. Saat itu, kepopulerannya mengalahkan bunga lambang cinta dari masa ke masa "Rose" atau gelombang cinta, bahkan bonsai Jepang yang jutaan harganya tidak menjadi pilihan banyak orang.

Anehnya, di beberapa daerah tersiar kabar tanaman ini diburu oleh para lelaki. Demikian pula dengan para janda harus menghiasi pekarangan rumah dengan tanaman ini.

Karena itu, harga juga semakin kompetitif pada setiap jenisnya, makin unik, makin mahal. Saat itu Janbol terbilang nomor wahid dan terkenal.

Disamping keberadaanya yang susah di temukan serta daunnya yang bolong menjadi ciri keunikannya. Jenis ini biasanya hidup di alam tropis terbuka dengan jenis tanaman merambat.

Monstera dapat di katagorikan "benalu". Tumbuhan jenis ini selalu bergantung hidup pada pohon yang mapan dan hal ini sebagian orang mengaitkan dengan kelakuan janda.

Namun itu semua hanya kiasan semata. Boleh percaya atau tidak. Tapi yang jelas tidak ada seorangpun yang dapat membuktikan secara ilmiah mengapa monstera dan keladi jadi tanaman pilihan masa pandemi Covid 19.

Masa kejayaannya makin pudar dan diawal 2021, nama tanaman hias monstera berdaun bolong dan jenis keladi lainnya mulai ditinggalkan. Penjaja bunga yang masih memiliki stok mulai resah. Harganya turun drastis bak thermo meter dimasukkan kulkas.

Bagi masyarakat Aceh, berapa jenis keladi yang memiliki umbi jadi bahan panganan. Batangnya dicincang halus untuk makanan bebek. Nah itulah keladi dimasa pandemi jadi hiasan taman.

Kini Janbol tak lagi terlihat menjadi postingan foto di media sosial  seperti di tahun 2020 lalu. Tak seorang pun yang memperbincangkan tanaman hias jenis ini. Seolah hilang ditelan bumi. Apakah anda diantara yang dulunya berburu dan mengoleksi bunga "Janbol". |syafrul|

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...