Breaking News

Bank Aceh

Kakek Berusia 70 Tahun Tambal Jalan Berlubang

Kakek Berusia 70 Tahun Tambal Jalan Berlubang
Kakek Tua Tambal Jalan tanpa Pamrih

Meureudu, BERITAMERDEKA.net – Meski usianya yang semakin senja hampir 70 tahun, tidak membatasi ruang gerak Usman Bin Sam untuk bisa bermanfaat bagi banyak orang. Di usianya yang memasuki senja itu, semangat pria ini masih tampak seger bugar, ini yang menyebabkan dia justru semakin berapi-api beraktivitas untuk kebutuhan pribadi maupun untuk banyak orang.

Bermodalkan semangat yang tinggi, itulah Usman Bin Sam meposisikan diri untuk bermanfaat untuk banyak orang. Semua itu dilakukan untuk membuat dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat dan mandiri dan berguna untuk banyak orang.

Seorang warga Trienggadeng, Sulaiman, kepada BERITAMERDEKA.net, Kamis 11 Juni 2020 mengatakan, pada suatu hari dia saat melintasi di ruas jalan kawasan Keudee Trienggadeng itu, melihat seorang pria tua sedang berjongkok dan menata bebatuan kecil di salah satu lubang jalan di jalan tersebut.

Awalnya saya sempat mengira bahwa itu orang kurang waras, masak di tengah padatnya lalu lalang kenderaan, dia mau mempertaruhkan nyawanya untuk keselamatan orang lain menambal badan jalan yang rusak dengan susunan batu kecil.

Tapi, setelah didekati dan ditanya apa gerangan yang terjadi, akhirnya Sulaiman memperoleh jawaban dari kakek itu, bahwa dia ingin berbuat baik dengan dia sendiri untuk member manfaat kepada orang banya.

Ternyata, benar saja, seperti kata pribahasa hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa artinya pada waktu kita hidup berbuat baik untu diri sendiri dan masyarakar, pribahasa tersebut tepatnya kita tujukan kepada salah seorang kakek yang rela memikul beban bebatuan serta panasnya matahari untuk menambal jalan berlubang.

Usman bin Sam, warga Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya itu terlihat sedang menambal lubang di atas badan jalan jembatan seputaran Keudee Trienggadeng. Ini telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu di berbagai lokasi, dengan ukuran dan kedalaman yang berbeda .

“Saya tambal demi keselamatan masyarakat yang lalu lalang, dengan niat lillahi ta’ala, tidak untuk cari muka, tidak berniat cari bayaran semua yang saya lakukan tulus karena-Nya,” ucap kakek dengan penuh keplosan. | rusli ismail |

Sponsored:
Loading...