Breaking News

Bank Aceh

Jembatan Timbang Di Jatim Banyak Tutup

Jembatan Timbang Di Jatim Banyak Tutup
Ilustrasi

Surabaya, BERITAMERDEKA.net - Ketua Komisi D DPRD Jatim Kuswanto mengatakan  sejak pengelolaan jembatan timbang  diambil alih pemerintah pusat saat ini bukan tambah baik tapi banyak tutup.

“Fungsi dan tujuan manfaat untuk pemeliharaan jalan malah tidak terpenuhi. Biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk pemeliharaan jalan nasional atau jalan propinsi lebih berat dan parah,”jelasnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (21/11/2020).

Dibeberkan politisi asal Partai Demokrat ini, saat ini telah diusulkan dalam pengelolaan jembatan timbang menggunakan desentralisasi.

“Dalam system ini yang bertanggungjawab adalah pemerintah pusat namun pengelolaan dikelola pemerintah propinsi.
Hal ini dikarenakan salah satu hambatan pengelolaan jembatan timbang oleh pusat disebabkan pemerintah pusat tak memiliki tenaga di daerah,”jelas pria kelahiran Banyuwangi ini.

Kuswanto menambahkan, pihaknya berharap ada titik temu dalam pengelolaan jembatan timbang mengingat sampai saat ini kondisi jalan nasional maupun propinsi banyak rusak parah.

Sekedar diketahui, PEMERINTAH pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub),  mengambil alih pengelolaan jembatan timbang yang selama ini dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Salah satu penyebabnya adalah banyaknya praktik pungutan liar (pungli) yang marak terjadi di jembatan timbang sehingga membuat biaya logistik meningkat. (yudhie)

Sponsored:
Loading...