Breaking News

Jalan bak Kubangan Kerbau Bukan Penghalang bagi Guru Menunaikan Tugasnya

Jalan bak Kubangan Kerbau Bukan Penghalang bagi Guru Menunaikan Tugasnya
Akses jalan berlumpur kerap dilalui tenaga pendidik di Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara. (Foto Ist)

Kutacane, BERITAMERDEKA.net- Dibalik bukit gunung  di ujung paling selatan Aceh Tenggara (Agara) , tepatnya di Kecamatan Leuser, Desa Bun - Bun Alas berdiri  sebuah gedung sekolah sebagai satu-satunya tempat generasi cemerlang anak  Negeri  di wilyah tersebut, menempuh pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agara, Bakri Syahputra berharap, Pemerintah Aceh agar dapat memperbaiki jalan untuk memudahkan bagi tenaga pendidik juga murid menuju sekolah. 

Bakri menambahkan di wilayah pedalaman Leuser ada sebanyak sepuluh Sekolah Dasar (SD) dan lima SMP Negeri dan swasta. Dimana sebagian besar guru dan murid melintasi jalan berlumpur tersebut, setiap hari.

Sekolah dipedalaman Aceh Tenggara.

Seperti yang diperlihatkan dalam sebuah unggahan video dan foto yang beredar di media sosial miliknya ABD Sani. Dalam akun Facebook miliknya itu, nampak perjuangan dan kegigihan tenaga didik disana untuk melaksanakan tugas.

Terlihat betapa sulitnya seorang guru melewati badan jalan bak kubangan kerbau. "Medan jalan seperti itu, bagi kami bukan halangan," begitu status yang ditulis ABD Sani di akun miliknya.

Di postingan  video  berdurasi singkat tersebut,  terlihat  guru SMP Negeri 8 Lawe Sigala-Gala, meng-gas sepeda motor mereka melewati medan jalan berlumpur. |Pardi Alas|

Editor:
Sponsored:
Loading...