Breaking News

IWAPI Aceh Berharap Warga Lapas Mampu Berwirausaha

IWAPI Aceh Berharap Warga Lapas Mampu Berwirausaha

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net-Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Aceh bercita-cita merubah minset penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Sigli, agar saat keluar penjara bisa menjalankan wirausaha.

"Tak lagi berpikir menjual narkoba," tegas Rosi Melia, SH MM, Ketua IWAPI Aceh, di Banda Aceh. Sabtu (28/11/2020).

Hal itu disampaikan Rosi Melia saat penandatanganan kerja sama IWAPI Aceh dengan Lapas Perempuan Kelas II B Sigli. MoU ini terkait pelatihan dan bimbingan, seperti menjahid, bordir dan kemasan produk.

"IWAPI Aceh juga akan membantu pemasaran produk narapidana," ungkap Rosi.

IWAPI Aceh berencana mengajari cara _packing_ yang bagus dan sistem pengurusan izin.

"Bila semua lengkap, baru dijual," jelas pengusaha bordir itu.

Rencananya, awal 2021 program ini akan diaplikasikan. Sekaligus Rakerda IWAPI Aceh.

Saat wartawan BERITAMERDEKA.net menanyakan bantuan modal usaha, Rosi Melia mengaku belum bisa memastikan.

"Bantuan modal usaha akan diupayakan. Tetapi tidak janji," tegasnya.

Melalui kerja sama tersebut, targetnya narapidana Lapas Perempuan Kelas II B Sigli menjadi binaan IWAPI Aceh.

Selama ini telah banyak yang minta dibina oleh IWAPI Aceh. Produksinya juga ada yang diekspor ke Amerika Serikat.

"IWAPI Aceh terus merekrut calon binaan, supaya perempuan mandiri," harap Rosi.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Sigli, Endang Sriwati AMd IP SH MSi berharap narapidana punya keahlian ketika habis masa tahanan.

"Banyak warga binaan belum ahli menghasilkan produk. Sebab, napi banyak dari kalangan petani," jelas Endang.

"Napi di Lapas kami juga banyak potensi. Namun, perlu dilatih," harap Endang.

Beberapa produk warga binaan juga telah dipasarkan ke warung terdekat. |c-Amir|

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...