Breaking News

Ini Keutamaan Beribadah di Bulan Muharram

Ini Keutamaan Beribadah di Bulan MuharramFOTO: Rusli Ismail
Ustadz Mukhlis Hasan diapit Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Tgk H Muhammad Daud Junaidi (kiri) dan Imam Masjid Al-Muhajirin Tgk H Marjoni (kanan).

Banda Aceh,BERITAMERDEKA.net – Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan di bulan Muharram, karena berbagai keutamaan yang bakal diperoleh. Satu di antara empat bulan suci di sisi Allah.

Ustadz Mukhlis Hasan  mengatakan, bulan Muharram merupakan satu dari empat bulan haram atau bulan yang suci di sisi Allah SWT. Lantaran sejumlah keutamaan yang tersimpan pada bulan Muharram, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalannya.

“Allah pun melarang umat Islam untuk berbuat kerusakan, terutama pada bulan ini lantaran Muharram adalah bulan suci sebagaimana firman dalam Alquran Surat At-Taubah Ayat 36,” ujar Ustadz Mukhlis saat memberi tausyiah di Masjid Al-Muhajirin, Desa Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Rabu malam, 2 September 2020.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di antaranya empat bulan haram (suci) dalam setahun. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam empat bulan itu," terjemahan QS At Taubah ayat 36, ujar Ustadz Mukhlis.

Empat bulan suci yang dimaksud, yakni Bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram termasuk di antaranya dan, Rajab. Hal ini juga sesuai hadis sahih dari Bukhari.

Bulan-bulan tersebut dinamakan bulan suci karena sepanjang waktu tersebut umat Islam diharamkan berperang dan membunuh. Pada rentang waktu itu pula, larangan berbuat haram lebih ditekankan lantaran bulan-bulan tersebut termasuk bulan yang mulia.

Sementara amalan ketaatan dijanjikan bakal berbalas pahala yang besar. Salah satu amalan yang utama pada bulan Muharram adalah berpuasa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa di bulan ini, sebutnya.

Menurut Mukhlis, diantara puasa sunah yang dapat dilakukan adalah Tasu'a pada 9 Muharam dan Asyura pada 10 Muharram.

"Seutama-utama shalat setelah salat wajib adalah salat pada sepertiga akhir malam (shalat tahajud), dan seutama-utama puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Muharram," HR Muslim: 1983.

Amalan lain yang bisa dilakukan saat memasuki tahun baru di bulan Muharram di antaranya adalah bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, muhasabah atau introspeksi diri, dan mengenang perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW.|Rusli Ismail |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...