Breaking News

Ikan Jurong Tangse Dipasarkan ke Medan

Ikan Jurong Tangse Dipasarkan ke MedanFOTO: Istimewa
warga Tangse memperlihatkan ikan jurong hasil tangkapanya

Tangse, BERITAMERDEKA.net - Ikan kerling (ikan Jurong) adalah salah satu spesies ikan di daerah dingin kawasan dataran tinggi Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Namun ikan Jurong yang selama ini mejadi lauk dan menu makanan lokal.

Akhir-akhir ini ikan dari sungai daerah pegunungan ini banyak diangkut dan dipasarkan ke Medan, Sumatera Utara.

Camat Tangse, Jafaruddin SSos kepada BERITAMERDEKA.net, mengaku ikan kereling masih ada di beberapa rumah makan di Kecamatan Tangse. Cuma produksi lokal dari nelayan kerling banyak diborong.

Menurutnya, akhir-akhir ini stok ikan kerling mulai berkurang. Sangat disayangkan jika ikan ini bisa hilang jika terus diborong. Dikhawatirkan pasokan ikan air tawar produk lokal akan kurang bahkan hilang.

“Pengusaha asal Medan beli langsung ke nelayan dan agen-agen ikan kerling di Tangse. Malah mereka berani nebus hingga harga tertinggi Rp.150.000 hingga Rp.160.000 per kilogram,“ katanya kemarin.

Dikatakan, pengusaha asal Medan itu biasanya sebulan dua kali turun ke Tangse. Mereka membawa fiber dan jumlah dibeli tidak menentu tergantung persediaan. Maksimal hingga 40 kilogram lebih.

Akibatnya, sebut camat, jika ada warga ingin membeli ikan kerling mentah dari agen sulit didapat. Tak ada lagi ikan kerling eceran. Sebab, banyak diborong ke Medan.

Pantauan BERITAMERDEKA.net, Minggu pekan lalu ikan kerling merupakan lauk spesial disajikan di rumah makan di Tangse. Harga per potong ikan kerling sudah masak senilai Rp20.000- Rp25.000, namun ikan kerling mentah berkisar Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Ita (26 tahun), seorang pramuniaga di salah satu rumah makan di Tangse mengaku, sebagian besar tamu memilih ikan kerling untuk menu makan siang. Kebanyakan tamu lebih memilih ikan kerling karena jarang ditemui di daerah lain, kecuali di Tangse.|Rusli Ismail |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...