Breaking News

Hari Ke-5 Tim Gabungan Terus  Padamkan Titik  Api di Kecamatan Babahrot

Hari Ke-5 Tim Gabungan Terus  Padamkan Titik  Api di Kecamatan Babahrot
Tim TNI/Polri  bersama warga saat memadamkan api di Kecamatan Babahrot, Abdya, Ahad ( 21/2/2021). |Mustafarudin|

Blangpidie, BERITAMERDEKA.net  - Kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Babahrot yang terjadi beberapa waktu lalu, membuat Tim Gabungan TNI, Polri, BPBK, dan masyarakat setempat, terus bekerja keras berjibaku memadamkan titik api akibat kebakaran lahan.

Tim gabungan masih turun ke lokasi kebakaran, pada hari kelima Ahad (21/02/2021), untuk memadamkan api di sejumlah titik sekaligus memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan mempersempit meluasnya kebakaran lahan.

Kapten Inf. Mohd. Arifin, Danramil 07/Babahrot, mengungkapkan  kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan lahan gambut dengan luas kurang lebih tiga hektare. Dan mengapa proses pemadaman api memakan waktu lama? Hal itu, jawab Danramil 07/Babahrot, diakibatkan sumber air dan lokasi kebakaran berjarak lumayan jauh, dan selang yang dipergunakan tidak sampai sehingga harus disambung.

Hal lainnya, yang memicu pemadaman menjadi terhambat, karena lahan yang terbakar adalah
Lahan gambut yang tidak gampang mematikan api nya. Ia menyebutkan di lahan gambut, "diatasnya mati tetapi dibawahnya masih menyala, hal itulah salah satu kendala yang kami hadapi sehingga proses pemadaman memakan waktu yang lama dan pemadaman ini kami lakukan mulai dari pagi hingga sore."

Danramil menyebutkan asal mula api diduga karena ulah manusia yang sengaja membakar lahan untuk keuntungan sendiri, akan tetapi menyusahkan dan merugikan orang lain,

Tim gabungan telah berupaya melakukan upaya pencegahan terjadinya Karhutla dan juga mensosialisasikan kepada masyarakat, tentang dampak yang ditimbulkan akibat dari kebakaran hutan dan lahan.

Namun semua upaya yang dilakukan sia-sia dikarenakan masyarakat tidak mengindahkan himbauan tersebut, hal ini terbukti dengan masih adanya lahan yang sengaja dibakar
oleh masyarakat. |Mustafarudin|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...