Breaking News

Bank Aceh

Hari ini Anies Penuhi Panggilan Polisi, Datangi Polda Metro Jaya

Hari ini Anies Penuhi Panggilan Polisi, Datangi Polda Metro Jaya

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memenuhi panggilan polisi pagi ini, Selasa (17/11/2020).

Dikabarkan Anies akan tiba di Polda Metro Jaya tepat waktu, yaitu pukul 10.00 WIB pagi.

Anies akan datang ke Polda Metro Jaya untuk memberikan informasi dan klarifikasi mengenai massa dan dugaan protokol kesehatan terhadap kegiatan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

"Gubernur hadir di Polda. Jam 10.00 sudah di TKP," ucap Ketua Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), Syarif Hidayatullah setelah berkomunikasi langsung dengan Anies Baswedan melalui sambungan telefon, Selasa 17 NOvember 2020.

Syarif menyebut akan mendampingi Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya dalam memberikan keterangan dan klarifikasinya.

Ia juga mengatakan, belum ada persiapan khusus dari Gubernur DKI Jakarta untuk menyampaikan keterangannya kepada pihak berwajib.

"Ikut pasti setia mengawal. Mengikuti saja. (Anies Baswedan) sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum, siapapun wajib tunduk pada aturan yang ada," ujar Syarif.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengaku pihaknya akan segera meminta keterangan dari sejumlah tokoh mengenai dugaan pelanggaran protokol Covid-19 dalam pernikahan Putri Habib Rizieq.

"Tindak lanjut penyidik dalam perkara prokes atas diselenggarakannya acara resepsi pernikahan putri HRS, jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi," kata Argo dikutip Portalsurabaya.com dalam konferensi pers, Senin 16 November 2020.

Ia melanjutkan, surat klarifikasi itu akan ditujukan kepada anggota Binmas yang bertugas, Ketua RT, RW, linmas dan lurah, camat, serta Wali Kota Jakarta Pusat.

Selain itu ada juga KUA, Satgas Covid-19, Biro Hukum DKI Jakarta, dan tidak ketinggalan Gubernur DKI Jakarta.

"Kemudian beberapa tamu yang hadir dan ini rencana akan kita lakukan klarifikasi dengan dugaan tindak pidana Pasal 95 UU Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Karantina Kesehatan," imbuhnya.(*)

Sponsored:
Loading...