Breaking News

Bank Aceh

Harga Semangka Menggairahkan

Harga Semangka Menggairahkan
Penjual semangka di kawasan Ajun sedang melayani pembeli | foto r ismail

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Bulan Ramadhan membawa berkah buat pedagang buah semangka masak.

Pasalnya, pedagang semangka setiap sore menjelang berbuka puasa selalu diserbu pembeli.

Marwan (44 tahun), seorang pedagang semangka di kawasan Ajun, Aceh Besar kepada BERITAMERDEKA.net Rabu 30 April 2020 sore mengatakan, semangka yang ia jual laris selama Ramadhan, karena banyak pembeli yang menyukai buah tersebut. 

Minat warga membeli semangka, kata Marwan, karena isi dagingnya berwarna merah dengan rasanya  yang  manis.

Selain itu, harga buah semangkanya terjangkau. “Biarlah untungnya sedikit yang penting cepat laris, pembeli pun merasa puas dan barangnya juga cepat habis, “kata Marwan ketika ditemui di sela-sela kesibukannya melayani pembeli.

Biasanya harga semangkan bervariasi Rp.5.500 hingga Rp.6.000 per-kg untuk semangka biasa, sedangkan semangka bundar tanpa biji harganya Rp.7.000 per kg.

Ditanya berapa omzetnya setiap hari, tergantung cuaca dingin atau panas sebagai patokan sedikit atau banyaknya pembeli.

Jadi omzetnya berkisar antara Rp.500.000 sampai Rp.600.000 per hari. Kalau cuacananya panas, hasil jualannya bisa lebih lagi sekira Rp700.000 hingga Rp.800.000 per kg.

Marwan mengaku bisnis buah yang mengandung banyak air sangat digemari konsumen. “Selama Ramadhan, buah semangka setiap hari dicari para pembeli sehingga kami (pedagang) bisa meraup keuntungan yang memadai, “katanya.

Marwan menjajakan semangka yang kaya air bervitamin A dan C mulai sekira pukul 15:00 hingga menjelang berbuka puasa.

Memasarkan buah semangka saat ini sangat mudah apalagi sedang musimnya di bulan puasa.

Buah semangka diperolehnya dari petani kebun di kawasan Lamlhom, Aceh Besar.

Hal sama disampaikan seorang pedagang semangka lainnya yang sering mangkal di kawasan atau tepi Jalan Nyak Adam Kamil, Banda Aceh. “Saya berjualan semangka ini bukan hanya di Bulan Ramadhan, tapi sebelum Ramadhan atau di hari-hari bulan lainnya juga sudah merupakan pekerjaan saya berjualan buah penyegar kerongkongan ini, apalagi kala musim kemarau, “katanya Amri.

Diakuinya, dia memperoleh buah semangka itu dari agen penjual dari Matang Glumpang Dua, Kabupaten Bireuen, dan sengaja dia bawa ke Kota Banda Aceh untuk berjualan.(R. Ismail).

Sponsored:
Loading...