Breaking News

Harga Bawang Lokal Tembus Rp 70.000/Kg

Harga Bawang Lokal Tembus Rp 70.000/Kg

Banda Aceh, BERITAMERDEKA - Harga komoditas bawang merah di sejumlah pasar tradisional dalam wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar terus melambung tinggi bagaikan tak terkendali dalam sepekan terakhir ini.

Kenaikan harga produk hortikultura itu mencapai angka Rp.70.000 per kilogram atau naik hingga 100 persen.

Di beberapa pasar tradisional dalam wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, harga bawang merah local Aceh tembus angka Rp70.000 per kg dari sebelumnya berkisar Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kg.

“Bawang impor harga naik menjadi Rp15.000 per kg dari harga sebelumnya Rp.30.000 per kilogram,“ ungkap Nurmalawati, ibu rumah tangga warga Desa Lamlagang, Banda Aceh, yang ditemui BERITAMERDEKA.net di pusat Pasar Seutui, Banda Aceh, Rabu 10 Juni 2020.

“Saya tidak ngerti dan apa penyebabnya kenaikan harga yang begitu signifikan. Apakah itu karena ulah pedagang atau distributor tidak diketahui secara pasti, “tambah Nurmalawati, lagi.

Kondisi yang sama juga terjadi di Pasar Induk Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. Hal yang tak bedanya juga terjadi di Pasar Gampong Baro, dan Pasar Ulee Kareng Banda Aceh serta beberapa pasar tradisional lainnya baik di Banda Aceh maupun di Kabupaten Aceh Besar, seperti di Pasar Keutapang Dua.

Namun, khusus di Pusat Pasar Induk Lambaro yang merupakan pusat pasar grosir, harga bawang merah lokal itu dihargai Rp60.000 per kilogram. Perbedaan harga antara Rp5.000 hingga Rp10.000 dengan di pasar-lainnya.

Dengan melambungnya harga bawang itu juga berdampak pada omzet penjualan. Di Pasar Seutui dan Peunayong misalnya, penurunan omzet penjualan hingga di bawah 50 persen. “Biasanya saya setiap hari bisa menjual bawang merah sekira 20 kg. Namun sekarang antara 10 per hari,“ ujar Razali. |rusli ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...