Breaking News

Gubernur Bank Sentral Dunia Cemaskan Prospek Pemulihan Ekonomi

Gubernur Bank Sentral Dunia Cemaskan Prospek Pemulihan Ekonomi

Medan, BERITAMERDEKA.net - Para Gubernur Bank Sentral di dunia kembali mencemaskan prospek pemulihan ekonomi dunia, ditengah penyebaran covid 19 memburuk.

Lockdown dilakukan sejumlah negara seiring dengan kekuatiran akan terjadinya penyebaran yang lebih luas. Sementara perlambatan ekonomi masih terlihat di depan mata.

Pengamat ekonomi, Gunawan Benyamin menyebutkan pada pagi ini, IHSG dibuka melemah 0.13% di level 6.365,03.

Sejauh ini IHSG masih berada di zona merah mendekati level psikologis 6.300. Sementara mata uang rupiah juga melemah di level 14.025 atau berada di zona merah terhadap mata uang US Dolar.

"Rupiah masih terus mencoba menjauh dari level psikologis 14.000 per US dolar nya," kata Benyamin kepada beritamerdeka.net di Medan, Senin 18/1/2021.

Dia berharap pekan ini sebaiknya investor waspada terhadap beberapa kemungkinan buruk dari sejumlah momen penting dalam waktu dekat.

"Salah satunya adalah gambaran kebijakan Presiden AS Joe Biden saat menjabat untuk pertama kalinya," sebut Benyamin yang juga Dosen Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) ini.

Disisi lain, pelaku pasar tengah mencermati laporan pertumbuhan ekonomi atau GDP China yang akan dirilis pada hari ini. Sejauh ini ekspektasinya membaik.

Tentunya menjadi harapan bagi potensi pemulihan ekonomi dunia. Hanya saja yang menjadi persoalan, apakah China memang bisa menjadi motor penggerak ekonomi selanjutnya.

"Soalnya meskipun tumbuh jika di bawah harapan tetap saja menyisakan masalah," pungkas Benyamin. | BACHTIAR  A |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...