Breaking News

Gawat, Kades Di Aceh Jaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Warganya

Gawat, Kades Di Aceh Jaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Warganya

Calang, BERITAMERDEKA.net- SW (40 ) salah seorang warga Desa Alue Meuraksa Kecamatan Teunom, Aceh Jaya melaporkan Kepala Desa setempat atas dugaan melakukan pelecehan seksual.

SW sebagai korban tidak menerima Keuchiknya yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya sebulan yang lalu saat dirumahnya.

Sehingga SW dan suaminya melaporkan tindakan pelecehan yang dilakukan kepadanya membuat laporan kepihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pelaporan tersebut turut didampingi suaminya dan ketua tuha pheut setempat ke pihak SPKT Polres Aceh Jaya. Sabtu 19/9/2020.

SW yang didampingi suaminya mengatakan tindakan pelecehan yang dilakukan Kepala Desa sudah berulang kali saat suaminya tidak berada di rumah.

Dirinya menyampaikan, apa yang telah dilakukan kepadanya bukan sekali saja namun sudah berulang kali, bahkan dirinya pernah mengingati Keuchik tersebut tentang apa yang dilakukan kepadanya, namun malah keuchik mengancam jangan menyampaikan kepada orang lain bahkan kepada suaminya.

" Sudah tiga kali, Kepala Desa melakukan pelecehan kepada saya dan itu ada buktinya, pak kades pernah melakukannya,"kata SW.

Menurut SW, pertama kali dilakukan pelecehan pada dirinya saat banjir terjadi di desanya dengan cara masuk ke rumah melakukan pelecehan.

Kedua saat ia minta timbangan dirumahnya dan juga melakukan pelecehan saat sedang dikamar hingga bajunya sobek dan ketiga usai sholat subuh masuk melalui belakang rumah dan sempat pegang payudara dan dicium.

"Atas perbuatan pak keuchik, saya dan suami tidak menerimanya karena seorang pimpinan melakukan pelecehan kepada saya,"jelas SW.

Sedangkan, RW (45) suami korban menyampaikan, sang Keuchik melakukan pelecehan terhadap istrinya saat ia tidak berada dikampung. Dan mengetahui Keuchiknya melakukan perbuatan pelecehan setelah ia pulang dari tempat kerjanya.

Menurut suaminya, apa yang telah dilakukan oleh Keuchik, dirinya tidak menerima karena telah melakukan perbuatan yang menjatuhkan harkat keluarganya.

Dan apa yang telah dilakukan keuchik kepada keluarganya, dirinya telah melaporkan ke pihak kepolisian atas perbuatan tercela tersebut terhadap istrinya.

"Tadi kami telah datangi ke SPKT Polres Aceh Jaya untuk melaporkan perbuatan pak Keuchik, namun pihaknya mengarahkan buat laporan ke Polsek Teunom, dan kami berharap kasus ini dapat diproses sesuai hukum,"ungkap RW.

Sementara Keuchik Desa Alue Meuraksa, Syafruddin saat dihubungi awak media membantah atas apa yang disampaikan oleh korban SW dan suaminya tentang tindakan pelecehan kepada mereka.

Ia menjelaskan, tidak pernah melakukan perbuatan tercela tersebut, ia hanya mengaku pernah mendatangi rumah pelapor meminta timbangan tapi tidak melakukan apa yang dilaporkan oleh pelapor.

"Saya laporkan balik pihak korban ke polisi, karena telah mencemarkan nama baik karena saya tidak pernah melakukan perbuatan tercela tersebut,"cetus Keuchik Syafruddin. |musliadi|

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...