Breaking News

Gampong Ampeh Dilanda Banjir

Gampong Ampeh Dilanda Banjir

Aceh Utara, BERITAMERDEKA.net - Akibat itensitas hujan tinggi  melanda Kabupaten Aceh Utara beberapa waktu lalu, menyebabkan beberapa rumah di Dusun Keujruen Muda, Gampong Ampeh Kecamatan Tanah Luas, terendam banjir, Selasa (09/11/2021).

Banjir tersebut berasal dari luapan Aliran Sunggai Alue Masyiek yang juga merupakan saluran pembuangan PT. PGE yang melintas di Areal Gampong Ampeh menuju ke hilir sungai.

Keusyik Gampong Ampeh, Murhadi menyebutkan banjir seakan menjadi persoalan rutin dialami Masyarakat di Dusun Keujruen Muda, Gampong Ampeh, di kala hujan melanda hal itu terjadi akibat menyempitnya badan sungai serta mengalami kedangkalan.

Murhadi melanjutkan ditambah hampir 20 Tahun sungai Alue Masyiek tidak pernah dilakukan normalisasi banjir yang mengakibatkan terendamnya rumah masyarakat di Dusun Kejruen Muda.

"Hampir 20 tahun tidak pernah melakukan normalisasi meskipun sudah berulang kali kita sampaikan kepada pihak pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sampai saat ini belum dilakukan Normalisasi", kata Murhadi.

"Sementara Tanggal 3 November telah disurvei oleh Tim PT. PGE untuk melakukan normalisasi mudah-mudahan segera dapat dilakukan normalisasi oleh PT. PGE supaya Fenomen banjir rutin ini segera teratasi," Harap Keusyiek.

Amatan wartawan dilokasi, pemerintah Gampong Ampeh telah membangun dapur umum, sementara logistik selain dari inisiatif Keusyiek setempat, juga ada beberapa bantuan sembako yang diantar oleh Kapolsek Tanah Luas Ipda Hendra Jamiswar, S.H., M.H dan personil.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh sebelumnya sudah menyurati Gubernur Aceh soal Info Siaga Bencana Hidrometeorologi Provinsi Aceh.

Dalam surat No : ME.02.04/007/KBTJ/XI/2021 berisi "Sehubungan dengan terdapatnya bibit siklon tropis 91B di Samudera Hindia Barat
Aceh, berikut kami sampaikan Infomasi Siaga Bencana Hidrometeorologi berupa potensi
hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang serta dapat
menyebabkan bencana banjir dan longsor, berlaku tanggal 9, 10, dan 11 November
2021", tulis surat yang di tandatangani Nasrol Adil selaku Kepala, ( HAIQAL ).

Sponsored:
Loading...